Pusat MTQ Provinsi, Akses Keluar Masuk Jalan Masjid Baitul Falihin Seluma Dibangun

Pusat MTQ Provinsi, Akses Keluar Masuk Jalan Masjid Baitul Falihin Seluma Dibangun

Kadis PU Seluma--

 

Seluma, Radarseluma.disway.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXVII Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026. Sebagai tuan rumah, Pemkab Seluma melakukan sejumlah pembenahan infrastruktur. Salah satunya pembangunan akses jalan keluar masuk, gerbang, serta perehapan Masjid Baitul Falihin yang akan menjadi pusat kegiatan MTQ.

 

BACA JUGA:Toyota Hilux: Mobil Double Cabin Canggih dan Mewah yang Populer di Indonesia

BACA JUGA:RI Tak Bisa Pajaki Google-Netflix, Perjanjian Dagang Indonesia dan AS

Masjid Baitul Palihin yang berada di Kabupaten Seluma direncanakan menjadi lokasi utama pelaksanaan berbagai rangkaian lomba dan kegiatan keagamaan selama MTQ berlangsung. Untuk mendukung kelancaran acara berskala provinsi tersebut, akses menuju masjid kini mulai dibangun agar arus kendaraan dan pengunjung dapat tertata dengan baik.

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seluma, Muhammad Saipullah, SE ST MSi menjelaskan bahwa, pembangunan akses jalan ini bertujuan untuk memisahkan jalur masuk dan jalur keluar kendaraan. Dengan demikian, diharapkan tidak terjadi kemacetan saat ribuan peserta, official, maupun masyarakat memadati area masjid selama kegiatan berlangsung.

 

"Sudah tanda tangan kontrak hari ini, sekaligus dilakukan titik nol untuk pembangunan jalan di Masjid Falihin ini," sampai Saipullah saat dikonfirmasi Radar Seluma.

 

Dirinya menerangkan, proyek pembangunan akses jalan tersebut memiliki masa pengerjaan selama 75 hari kalender sejak dilakukan titik nol. Selain pembangunan jalan, terdapat pula pekerjaan pembangunan gerbang utama serta perehapan bagian masjid yang dilakukan melalui kontrak terpisah.

 

"Hari ini titik nol jalan. Untuk gerbang dan rehab masjid kontraknya berbeda. Waktu pengerjaannya sama, 75 hari setelah titik nol," jelasnya.

Sumber: