قُلْ اِنَّمَآ اَنَا۠ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوْحٰٓى اِلَيَّ اَنَّمَآ اِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌۚ فَمَنْ كَانَ يَرْجُوْا لِقَاۤءَ رَبِّهٖ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَّلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهٖٓ اَحَدًاࣖ ١١٠
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu yang diwahyukan kepadaku bahwa Tuhan kamu adalah Tuhan Yang Maha Esa.” Siapa yang mengharapkan pertemuan dengan Tuhannya hendaklah melakukan amal saleh dan tidak menjadikan apa dan siapa pun sebagai sekutu dalam beribadah kepada Tuhannya" (QS Al -Kahfi: 110)
BACA JUGA:Hikmah dari Diam: Menghindari Perkataan Sia-sia di Bulan Dzulqa’dah
Amalan-Amalan Utama di Bulan Dzulqa’dah
1. Meningkatkan Shalat Sunnah dan Dzikir
Waktu tenang di bulan ini sangat tepat digunakan untuk memperbanyak shalat sunnah seperti Dhuha, Tahajjud, dan Rawatib. Memperbanyak dzikir harian juga membantu hati lebih lembut dan dekat kepada Allah.
2. Tobat dan Muhasabah Diri
Merenung atas kesalahan masa lalu dan bertekad memperbaikinya. Allah SWT membuka pintu tobat sepanjang waktu, terlebih di bulan-bulan haram.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat At-Tahrim ayat 8 yang mana berbunyi:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertaubatlah kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.”(QS. At-Tahrim: 8)
3. Menahan Diri dari Dosa dan Kezaliman
Dalam Al-Qur'an potongan Surat. At-Taubah: 36 Allah memperingatkan yang mana berbunyi:
فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ"
Artinya: “Janganlah kamu menzalimi dirimu dalam bulan-bulan itu.” (QS At-taubah potongan ayat 36)
Artinya, dosa di bulan haram dosanya lebih berat, dan kebaikan yang dilakukan akan lebih besar pahalanya.