BACA JUGA:Bulan Dzulqa’dah dan Kisah Perjanjian Hudaibiyah: Momen Damai dalam Sejarah Islam
Keutamaan Beramal di Bulan Haram
Bulan Dzulqa’dah adalah satu dari empat bulan haram yang dijadikan Allah sebagai bulan khusus untuk memperbanyak amal. Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya menjelaskan bahwa amalan di bulan haram memiliki keistimewaan tersendiri. Dosa dilipatgandakan, demikian pula pahala amal kebaikan.
Syaikh Abdurrahman As-Sa'di mengatakan bahwa bulan haram adalah momen tepat untuk lebih bersungguh-sungguh dalam ketaatan dan menjauhi dosa karena kemuliaan waktu tersebut.
Bulan Dzulqa’dah bukanlah bulan biasa. Ia adalah bagian dari bulan-bulan haram yang diliputi keutamaan dan keberkahan. Maka, mari kita jadikan tiga amalan kunci—dzikir, tilawah, dan sedekah—sebagai bekal dalam menyambut bulan Dzulhijjah dan momentum spiritual berikutnya.
Dengan memperbanyak dzikir, kita menjaga hati tetap hidup. Dengan tilawah, kita menjaga ruh tetap menyala. Dan dengan sedekah, kita membersihkan harta dan memperkuat empati sosial.
Semoga Allah SWT menerima setiap amal kita dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beruntung, yang mampu mengisi bulan Dzulqa’dah dengan penuh makna. (djl)