Tim Panter Distan BS akan Tindaklanjuti Laporan 7 Kerbau Warga Mati

Selasa 29-04-2025,09:30 WIB
Reporter : Muktar Ilyas
Editor : Jeffri Ginting

 

BENGKULU SELATAN, Radarseluma.Disway.id  - Program Pelayanan Ternak Intensif Terpadu (Panter) Dinas pertanian (Distan)  turun ke lapangan memastikan sektor peternakan di Bengkulu Selatan tetap aman dari ancaman wabah penyakit. 

BACA JUGA:Toyota Fortuner: Mobil SUV Desain Canggih dan Tangguh, Terpopuler di Pasar Otomotif Indonesia

BACA JUGA:KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Keselamatan Perjalanan Kereta Api Adalah Tanggung Jawab Bersama

 

"Bidang Peternakan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan bergerak menanggapi setiap laporan masyarakat, seperti kematian tujuh ekor Kerbau di Desa Tungkal II, Kecamatan Pino Raya, pada Selasa, 22 April 2025,"ujar Kepala Bidang Peternakan, Ikat Maulana.

 

Dikatakan Ikat, begitu tim Panter menerima laporan, melakukan penanganan langsung. Ini bagian dari komitmen menjaga kesehatan hewan ternak dan mendukung peternak agar tetap produktif.

 

"Bagian dari komitmen menjaga kesehatan hewan tim Panter turun mendatangi warga ternaknya butuh pengobatan,"gumam Ikat.

 

Ikan menuturkan dari hasil pemeriksaan di lapangan, kematian ternak disebabkan oleh penyakit ngorok atau Septicaemia epizootica. Penyakit ini dikenal sebagai infeksi akut yang menyerang Sapi dan Kerbau dengan tingkat kematian tinggi jika tidak segera ditangani.

 

BACA JUGA: Mobnas Waka DPRD Seluma Tak Bisa Dilelang Khusus

BACA JUGA: Polsek Seluma Timur Periksa Kades dan Ketua BPD Tangga Batu Seluma

Kategori :