Sebagai tindak lanjut, pada tanggal 23 Februari 2025. DPP PPP memanggil Ketua dan Sekretaris DPW/DPC PPP Bengkulu dan Seluma, serta enam anggota DPRD Kabupaten Seluma ke Jakarta untuk menjalani uji kompetensi dan komitmen. Proses uji kelayakan ini dipimpin oleh Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Kaderisasi, Ermalena dan Sekretaris Jenderal DPP PPP, Arwani Thomafi.
Saat ini, seluruh pihak terkait termasuk DPW, DPC dan para anggota DPRD Kabupaten Seluma dari PPP saat ini masih menanti keputusan resmi dari DPP PPP. Mereka menyatakan siap menerima apapun keputusan yang akan diambil.
Di sisi lain, Ansori juga menyesalkan adanya intervensi dari seorang kader Partai Golkar yang dianggap mencampuri urusan internal PPP. Khususnya terkait proses pemilihan Ketua DPRD Kabupaten Seluma. Dirinya mendesak kader Golkar tersebut untuk segera meminta maaf karena dinilai telah menyudutkan Ketum DPP PPP.
BACA JUGA:Nunggak Pajak, Mobil Kepala Puskesmas Babatan Seluma Dikandangkan
BACA JUGA:Sudah Tembus 2,5 Miliar, Opsen PKB dan BBNKB yang Diterima Pemda Seluma
"Saya jujur tersinggung dengan pernyataan salah satu oknum kader Golkar. Kenapa harus ikut campur urusan internal kami? Sudah jelas semuanya berjalan sesuai AD/ART. Jadi tidak perlu menyudutkan Ketum DPP kami," pungkasnya.(ctr)