Desa Nol Karbon Muncul di Pedesaan Tujia Wuhan China

Rabu 23-04-2025,09:42 WIB
Reporter : Jeffri Ginting
Editor : Jeffri Ginting

 

Transformasi ini bermula dari pabrik biogas berdaya 30 kilowatt yang dibangun di dekat fasilitas tersebut. Direkayasa oleh otoritas listrik setempat, sistem ini mengumpulkan pupuk kandang dari tempat pembiakan dan limbah dapur dari rumah tangga di dekatnya, menyalurkannya ke dalam siklus tertutup "sumber daya biomassa - biogas - listrik - pupuk".

 

"Biogas diubah menjadi listrik, sementara produk sampingannya -- sisa pencernaan dan residu -- diolah menjadi pupuk untuk lahan pertanian, sehingga tercapai pemanfaatan biomassa sirkular dan pasokan energi bersih," kata Su Lei, insinyur senior di State Grid Hubei Electric Power Research Institute. Khususnya, pemasangan tangki penyimpanan gas berukuran 80 meter kubik memastikan pasokan listrik hijau di malam hari dan memungkinkan operasi di luar jaringan listrik saat diintegrasikan dengan sistem penyimpanan energi yang fleksibel.

 

Bagi petani lokal Feng Cailong, proyek ini telah mendatangkan keuntungan ekonomi yang nyata. "Sebelumnya, biaya pembuangan kotoran babi mencapai lebih dari 40.000 yuan per tahun. Kini, dengan mengirimkannya langsung ke pabrik biogas, biaya pembuangan kotoran babi tidak hanya berkurang, tetapi juga menghemat lebih dari 60.000 yuan per tahun untuk biaya listrik, disinfeksi, dan pupuk untuk budidaya hijauan," ungkapnya.

 

Perkembangan ini merupakan contoh nyata transformasi energi pedesaan Tudianzi. Setelah hampir dua tahun pembangunan, desa tersebut telah membangun sistem energi rendah karbon yang didominasi oleh tenaga angin dan matahari, yang menampilkan interaksi jaringan distribusi mikrogrid yang gesit dan operasi "sumber-grid-beban-penyimpanan" yang terkoordinasi. Ekosistem industri multidimensi yang mengintegrasikan energi terbarukan, peternakan, dan ekowisata mulai terbentuk.

 

Pada tahun 2024, konsumsi listrik desa melonjak menjadi 537.000 kWh, meningkat 188% dari tahun 2022. Sejak meluncurkan revolusi energinya, produksi energi terbarukan tahunan Tudianzi mencapai 1,44 juta kWh, setara dengan penghematan 472 ton batu bara standar sekaligus mengurangi emisi CO₂ sebesar 1.436 ton dan SO₂ sebesar 43 ton setiap tahunnya.

 

BACA JUGA:Laporan Penggelapan Pengelolaan Dana Uang Kas Masjid Masih Dipelajari Polsek Seluma

"Dengan total kapasitas energi terbarukan yang terpasang di desa tersebut kini mencapai 1.871 kilowatt, kami tidak hanya mencapai pasokan daya hijau penuh untuk seluruh desa tetapi juga mengekspor kelebihan listrik dalam jumlah besar ke jaringan eksternal," jelas Yang Lin, pejabat Komisi Pengembangan dan Reformasi Prefektur Otonomi Enshi Tujia dan Miao.

Kategori :