Meningkatkan ibadah sunnah menunjukkan bahwa seseorang tidak merasa cukup dengan sekadar memenuhi kewajiban, tapi ia ingin mencintai Allah lebih dekat dan menunjukkan rasa terima kasih secara nyata. Ibadah sunnah juga menjadi penambal kekurangan dalam ibadah wajib yang kita lakukan.
Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata yang artinya:
"Amal sunnah itu seperti pagar bagi amal wajib. Bila amal wajib itu kurang, maka amal sunnah menjadi pelengkapnya."
(Madarijus Salikin)
BACA JUGA:Meningkatkan Hubungan dengan Sesama Manusia: Jalan Menuju Kehidupan Penuh Berkah
Maka dari penjelasan diatas dapatlah kita simpulkan bahwa Syukur bukan sekadar ucapan “alhamdulillah”, melainkan diwujudkan dalam amal nyata, terutama dengan menjaga dan menambah ibadah sunnah. Melalui shalat sunnah, puasa sunnah, membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan dzikir, kita menunjukkan rasa syukur atas segala nikmat yang telah Allah limpahkan.
Di tengah dunia yang sibuk dan penuh distraksi, meningkatkan ibadah sunnah adalah bukti bahwa hati kita tidak berpaling dari Sang Pemberi nikmat. Jadikan setiap sujud tambahan, setiap dzikir selepas shalat, dan setiap sedekah kecil sebagai ungkapan syukur yang terus hidup. Dengan begitu, hidup kita tidak hanya berkah, tetapi juga menjadi lebih dekat dengan ridha dan cinta Allah SWT. (djl)