Wow!! Kepala SMAN 6 Depok Dipecat Dedi Mulyadi Usai Dilantik Jadi Gubernur! Gelar Study Tou

Kamis 20-02-2025,13:52 WIB
Reporter : Jeffri Ginting
Editor : Jeffri Ginting
Wow!! Kepala SMAN 6 Depok Dipecat Dedi Mulyadi Usai Dilantik Jadi Gubernur! Gelar Study Tou

 

Jakarta, Radarseluma.Disway.id - Kepala SMAN 6 Depok menjadi "korban' pertama Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi, usai dilantik jadi Gubernur Jawa Barat. Dedi mulyadi  memecat Kepala SMA Negeri 6 Depok lantaran kegiatan karyawisata (study tour).

"Saya langsung kerja, hari ini juga langsung kerja. Hari ini sudah ada keputusan tentang penonaktifan Kepala SMA Negeri 6 Depok karena dia melanggar surat edaran gubernur yang tidak boleh siswanya bepergian ke luar provinsi," kata Dedi setelah dilantik di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

 

BACA JUGA:Bank Indonesia (BI) Tetap Pertahankan BI Rate 5,75% di Tengah Risiko Global

BACA JUGA:Toyota Avanza, Raja Mobil Paling Laku, Paling Digemari Para Pecinta Otomotif di Pasar Otomotif Indonesia

Ditegaskan Dedi, dia akan membenahi masalah-masalah serupa yang terjadi di sekolah. Selain soal study tour, ada masalah pungutan liar alias pungli. Dia sudah meminta jajarannya memeriksa sekolah yang melakukan pungutan di luar ketentuan.

 

"Nah, ini salah satu bagian yang akan kita benahi. Dan hari ini juga sudah diperintahkan inspektur untuk memeriksa sekolah itu ada pungutan-pungutan di luar ketentuan atau tidak," kata Dedi.

 

"Pertama ingin membenahi manajemen di kependidikan di Provinsi Jawa Barat, karena kan isu PIP (Program Indonesia Pintar), pungutan, study tour, itu isu yang begitu meresahkan masyarakat di Jawa Barat," lanjutnya.

 

Soal larangan study tour, Dedi mewacanakan kebijakan itu didasari pertimbangan beban siswa di wilayah Jawa Barat. Dia mewacanakan sejak sebelum dia dilantik Prabowo. Dia membaca berita bahwa study tour di SMAN 6 Kota Depok membebankan biaya Rp 3,5 juta sampai Rp 5,5 juta per siswa. Dedi keberatan. Lebih baik siswa-siswi di Depok belajar di lingkungannya, bukan ke provinsi yang jauh.

 

"Kalau kita mau fokus pada kalimat study tour, maka sebenarnya gampang, sampah di Depok menjadi masalah besar. Itu bisa menjadi rangkaian studi di mana anak-anak di jurusan biologi atau jurusan IPA bisa menggunakan metodologi bakteri pengurai sampah," kata Dedi di akun Instagramya, lima hari yang lalu.

Kategori :