Komisi Anti Korupsi Thailand Gagas Kurikulum Anti Korupsi, Tanam Integritas

Jumat 05-04-2024,02:00 WIB
Reporter : Radar Seluma
Editor : Radar Seluma

 

BANGKOK, THAILAND, Radarseluma.disway.id, -  Memprakirakan banyak negara maju dengan Indeks Persepsi Korupsi (CPI) yang tinggi, memiliki kursus untuk mendidik anak-anak dan remaja tentang moralitas, integritas, dan kebajikan lainnya.

 

 Komisi Anti-Korupsi Nasional (NACC) ) Thailand telah menginisiasi kurikulum Pendidikan Anti Korupsi untuk anak-anak Thailand agar mereka menyadari masalah korupsi.

 

BACA JUGA:Sepeda Listrik Ternyata Cukup Menarik Cocok untuk Anak Sekolah Harga Cuma 3 Jutaan Bisa Pesan di Apilkasi

BACA JUGA:3 Hero Marksman Mobile Legends Paling Gak Ngotak Damage di Late Game

 

Sekretaris Jenderal NACC, Bapak Niwatchai Kasemmongkol, menjelaskan bahwa korupsi adalah salah satu masalah yang menjadi perhatian negara-negara di dunia.

 

 Hal ini terutama disebabkan oleh kompleksitas dan kesulitan pengelolaannya. Korupsi mempunyai dampak yang sangat besar terhadap pembangunan setiap negara, terutama di negara-negara berkembang. Korupsi seharusnya menjadi masalah yang harus segera diselesaikan. 

Korupsi yang terjadi di masyarakat Thailand selama beberapa waktu terakhir telah menimbulkan dampak negatif yang sangat besar terhadap negara dan merupakan hambatan besar bagi pembangunan negara di segala aspek.

 

 Dahulu, bentuk korupsi bersifat langsung dan tidak rumit seperti menerima suap, dan pengadaan. Namun kini hal tersebut berubah menjadi lebih kompleks dan melibatkan konflik kepentingan dan korupsi kebijakan.

 

Kategori :