Pernah dengar nama kampung Belanda tidak?. Pastinya masih belum familiar kan, ternyata ada loh di Indonesia penduduknya merupakan orang keturunan Belanda.
Wajar saja banyak peninggalan Belanda diberbagai wilayah di Indonesia, karena selama 350 tahun lebih negara Belanda menjajah Indonesia. BACA JUGA:6 Cara Dapat Uang Dari Internet 2023 Tanpa Modal, Nomor 3 Dilakukan Dengan Mudah dan Terbukti..... Nilai hitoris sudah melekat oleh masyarakat di Indonesia dengan Negara Belanda. Selama 350 tahun para leluhur kita ditindas, dijajah, dan rempah-rempah diberbagai wilayah zaman Belanda. Selain itu, Negara Belanda juga merupakan Negara Eropa terlama jajah indonesia. BACA JUGA:Biasa Nangkap, Kali Ini Pamen Polri, AKBP Bambang Kayun Ditahan KPK Hampir disetiap daerah ada di Indonesia memiliki cerita sendiri mengenai Negara Belanda yang menjajah Indonesia, Dibuktikan hampir setiap wilayah Indonesia ditempati oleh Belanda dengan adanya Benteng, sisa alat tempur, perkebunan, jalan dan infrastruktur dizamannya. Lokasi Kampung Belanda sendiri terletak di Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Lebih tepatnya di Kawasan Perkebunan Teh Dayeuh Manggung. Kita harus menempuh 45 menit perjalanan dari pusat kota Garut untuk bisa sampai ke kawasan ini. Untuk memasuki kawasan kampung Amsterdam cukup terjangkau membayar Rp5 ribu per orang. Kok bayar?. Memasuki lokasi kampung Amsterdam ini kalian bisa menikmati beberapa destinasi wisata, dengan harga Rp5 ribu per orang itu terbilang murah. Dikampung Amsterdam memiliki udara yang sejuk karena daerah ini juga merupakan daerah puncak, untuk rekomendasi datang ketempat ini harus menginap. BACA JUGA:Genjot Percepatan pembangunan BS, Sekda Kumpulan Kepala OPD Fakta uniknya di Kampoeng Belanda : Ada rumah peninggalan Belanda Menurut berbagai sumber, konon penjajah Belanda sempat tinggal di Garut dan memiliki sederet rumah di kawasan Gunung Cikuray. Diketahui bahwa rumah bekas Belanda tersebut ada sejak 1930-an dan kini sudah ditempati warga. Rumah bekas Belanda itu dibangun di atas lahan seluas 6 hektare, berkonsep semi permanen dengan paduan tembok dan bilik bambu. Uniknya, rumah bekas Belanda yang ditinggali warga belum hingga kini direnovasi sepenuhnya. Namun, terdapat warga yang menata halaman depannya dengan bunga dan mengecat tembok agar tampak cantik. Selain deretan rumah bekas peninggalan Belanda, kawasan Kampoeng Amsterdam ini juga memiliki saluran air sepanjang 300 meter sebagai bukti peninggalan penjajah Belanda. Hingga kini, saluran tersebut dipakai oleh warga untuk mengairi kebun serta kebutuhan sehari-hari. Sayangnya, kondisi pompa air ini agak rusak akibat terjangan angin puting beliung beberapa tahun silam. Selain itu disini kita pasti tidak akan aneh karena banya berjumpa dengan bule yang sudah lansia. Kebanyakan di antaranya perempuan. Biasanya, mereka mengenakan baju sederhana dan hijab. Menurut informasi mereka adalah keturunan Indonesia - Belanda yang menetap sudah lama disana. Saat ini kampung Belanda menjadi tempat wisata ternama di Garut, Nilai historis dan suasana masa kolonial Belanda masih terasa hingga kini. Itulah fakta menarik seputar Kampung Belanda di Indonesia yang kini jadi salah satu tempat wisata hits di Garut. (**)350 Tahun Jajah Indonesia, Belanda Hanya Tinggalkan Ini...
Kamis 05-01-2023,12:43 WIB
Reporter : Eldo Fernando
Editor : Eldo Fernando
Kategori :
Terkait
Kamis 20-11-2025,05:00 WIB
Nearfield Instruments Tandatangani Proyek Pengembangan Multitahun untuk Memajukan Metrologi Semikonduktor
Senin 07-07-2025,16:24 WIB
Sudah Tau Belum, Kereta Api di Indonesia Ada Sejak Zaman Belanda! Tahun Ini Umurnya 80 Tahun
Senin 12-05-2025,08:49 WIB
XTransfer Resmi Dilisensikan sebagai EMI oleh Bank Sentral Belanda
Kamis 01-05-2025,04:00 WIB
Backbase Luncurkan Platform Perbankan Bertenaga AI, Mengembalikan Bank ke Mode Pertumbuhan
Rabu 12-03-2025,09:25 WIB
Tragis! Liverpool Disingkirkan PSG di Kandang Sendiri, Adu Finalty
Terpopuler
Selasa 03-03-2026,06:01 WIB
Tak Ada Rencana Kades Seluma Ramai-Ramai Mundur, Apdesi Perjuangkan Siltap Kembali Normal
Selasa 03-03-2026,12:34 WIB
Bupati Pekalongan Fadia Arafig, Putri Legenda Dangdut A Rafig, Kena OTT KPK
Senin 02-03-2026,21:01 WIB
Kemnaker–Pertamina Jajaki Kerja Sama Pelatihan HSE dan Operator SPBU
Selasa 03-03-2026,01:00 WIB
Desert Diamond Hues Take Centre Stage On The Red Carpet At The 79th British Academy Film Awards
Selasa 03-03-2026,01:00 WIB
Pokémon's 30th Anniversary: MemeStrategy (HKEX:2440) Launches World's First Tokenized Collectible Card Fund
Terkini
Selasa 03-03-2026,18:46 WIB
Kadis Pertanian Seluma Sebut 2025, Cuma 8 Lolos Beasiswa Sawit, 2026 Buka Lagi
Selasa 03-03-2026,15:39 WIB
Waspada Bahaya Maksiat Tersembunyi: Dosa Sunyi yang Menggerogoti Iman dan Meruntuhkan Taqwa
Selasa 03-03-2026,15:05 WIB
Pelajar Tenggelam di Sungai Andalas PTPN VII Seluma
Selasa 03-03-2026,14:03 WIB
Tak Ada Perintah BGN Pidanakan Pengunggah Foto Menu MBG Jelek di Medsos
Selasa 03-03-2026,13:28 WIB