BENGKULU - Perekonomian Provinsi Bengkulu kembali menggeliat. Hal ini dengan mulai aktifnya kegiatan ekspor ke beberapa negara Asean seperti Malaysia, Singapura dan Filipina. Seperti pada hari ini (kemarin, red), Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, Rabu (26/10) melepas Produk Hasil Perikanan Bengkulu di VIP Bandara Fatmawati Bengkulu.
Produk perikanan yang diekspor kali ini adalah 5500 Lintah Hidup, di mana sebanyak 5000 ekor dengan tujuan Malaysia dan 500 ekor tujuan Filipina, yang merupakan hasil budidaya Kelompok Usaha Sultan Lintah. Lintah yang selama ini dinilai sebagai hama, ternyata diminati oleh beberapa negara, khususnya untuk dimanfaatkan pada bidang medis. Hamka menjelaskan melalui ekspor perikanan ini, diharapkan dapat membuka kerja sama untuk mengekspor produk - produk Provinsi Bengkulu lainnya ke Negara - Negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Filipina. "Ini pintu gerbang terbukanya Provinsi Bengkulu, ini harapan kita. Ke depannya harapan kita, bandara ini bisa menjadi bandara internasional, yang akan menjadi kebanggaan juga keuntungan bagi daerah," ungkap Hamka Sabri. Selain Lintah, produk perikanan Bengkulu yang akan diekspor adalah Kepiting Enggano, namun karena terkendala oleh pengiriman kapal yang tertunda akibat cuaca buruk, maka belum bisa diekspor pada hari ini. Hamka pun menambahkan bahwa Pemprov Bengkulu melalui Gubernur Rohidin akan terus mendukung agar usaha - usaha masyarakat untuk mengangkat produk Bengkulu, salah satunya adalah melalui kegiatan ekspor. "Sudah pasti, Pemerintah Daerah harus hadir, ini kan membantu pemerintah membuka peluang untuk daerah, jadi pemerintah harus hadir," jelas Hamka. Senada dengan itu Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Pamuji Lestari, mengungkapkan akan mendorong produk perikanan Provinsi Bengkulu. Salah satunya melalui sistem jemput bola untuk memberikan pembinaan bagi para mitra dan UMKM. "Saya akan mendorong produk laut di Bengkulu, betul - betul berhasil, punya sertifikat yang baik, dari UPT kan membantu, teman - teman UMKM ini kami akan didorong, karena Bengkulu ini memiliki potensi yang luar biasa tetapi masih belum dikelola dengan baik," terang Pamuji Lestari. Sementara itu Pengurus Kelompok Usaha Sultan Lintah Fendi, menuturkan bahwa ia melihat potensi Lintah di Provinsi Bengkulu sangat terbuka. Di beberapa negara Lintah dimanfaatkan dalam bidang medis dan tidak semua negara Lintah dapat hidup karena perbedaan iklim dan suhu. "Sumber di Bengkulu ini sangat - sangat melimpah, jadi kami mencoba ekspor didukung oleh pemerintah daerah, bea cukai, karantina dan seluruh OPD, mudah - mudahan masyarakat Bengkulu bisa sehat, bisa sejahtera," harap Fendi.(Ken)Lintah Dikirim ke Malaysia dan Filipina
Kamis 27-10-2022,09:43 WIB
Reporter : admin5131radarseluma1
Editor : admin5131radarseluma1
Kategori :
Terkait
Sabtu 25-04-2026,12:00 WIB
Pelepasan Jemaah Haji Bengkulu Kloter 1, 393 Jemaah
Selasa 14-04-2026,16:00 WIB
Kominfo BS Ikut Penguatan Laporan TP2DD, Menuju BS Semakin Digital
Selasa 14-04-2026,15:11 WIB
Seluruh Tahapan Persiapan Haji Bengkulu 2026, Selesai
Selasa 14-04-2026,14:51 WIB
Lagi Dibahas Regulasi Zakat Bagi Pelaku Usaha, Pemprov Nahas Aspek Hukum
Selasa 14-04-2026,07:00 WIB
Transaksi Non Tunai Meningkat, Pemprov Bengkulu Percepat Digitalisasi Serta Optimalisasi PAD
Terpopuler
Sabtu 16-05-2026,08:33 WIB
Ayu Aulia Lakukan Klarifikasi, Sudah Buat Heboh Soal Dihamili Pejabat hingga Operasi Pengangkatan Rahim
Sabtu 16-05-2026,09:09 WIB
Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang, Cara Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Handal
Sabtu 16-05-2026,13:57 WIB
Prabowo Tak Khawatir Dollar Tinggi, Berkilah Warga Desa tak Pakai Dollar
Sabtu 16-05-2026,10:00 WIB
Tercatat 53 Ribu Tiket Woosh Ludes, Libur Panjang Jadi Primadona Baru
Sabtu 16-05-2026,11:55 WIB
Utang 2024 dan 2025 yang Belum Dibayar, DPRD Seluma rekomendasikan Agar DIbayar
Terkini
Sabtu 16-05-2026,16:03 WIB
Ada Kemungkinan Tambang Emas di Seluma Disetujui Gubernur
Sabtu 16-05-2026,13:57 WIB
Prabowo Tak Khawatir Dollar Tinggi, Berkilah Warga Desa tak Pakai Dollar
Sabtu 16-05-2026,11:55 WIB
Utang 2024 dan 2025 yang Belum Dibayar, DPRD Seluma rekomendasikan Agar DIbayar
Sabtu 16-05-2026,10:00 WIB
Tercatat 53 Ribu Tiket Woosh Ludes, Libur Panjang Jadi Primadona Baru
Sabtu 16-05-2026,09:09 WIB