Pilkada Seluma 2029: Apakah Pertarungan Teddy Rahman Vs Gustianto?
Bupati Seluma, Teddy Rahman--
Seluma, Radarseluma.disway.id - Peta politik Kabupaten Seluma mulai menarik untuk dicermati menjelang Pilkada 2029. Meski kontestasi politik tersebut masih beberapa tahun lagi, sejumlah kemungkinan mulai menjadi bahan pembicaraan, terutama terkait peluang Bupati Seluma Teddy Rahman kembali maju serta langkah politik Wakil Bupati Gustianto setelah mendampingi dua kepala daerah berbeda.
Teddy Rahman dan Gustianto saat ini memimpin Kabupaten Seluma untuk periode 2025–2030. Sebelumnya, Gustianto juga menjabat sebagai Wakil Bupati Seluma mendampingi Erwin Octavian pada periode 2021–2024. Dengan demikian, Pilkada 2029 berpotensi menjadi momentum penting bagi Gustianto untuk menentukan langkah politik berikutnya.

Drs.H.Gustianto--
Secara regulasi, Pasal 7 ayat (2) huruf n Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada mengatur persyaratan calon kepala daerah, yakni belum pernah menjabat sebagai gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, atau wakil wali kota selama dua kali masa jabatan dalam jabatan yang sama. Ketentuan teknisnya juga diatur dalam Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024.
Artinya, pembatasan masa jabatan dihitung berdasarkan jabatan yang sama. Masa jabatan sebagai wakil bupati diperhitungkan terpisah dari jabatan bupati. Dengan catatan, penghitungan periode tetap harus memperhatikan ketentuan masa jabatan yang telah dijalani dan putusan pengadilan terkait.
Jika dua periode Gustianto sebagai wakil bupati memenuhi ketentuan penghitungan tersebut, pencalonan kembali sebagai wakil bupati pada Pilkada 2029 akan terbentur batas masa jabatan. Sebaliknya, peluang untuk mencalonkan diri sebagai bupati tetap terbuka sepanjang memenuhi seluruh persyaratan pencalonan yang berlaku.
Kondisi ini membuat kemungkinan Gustianto naik kelas dari wakil bupati menjadi calon bupati menjadi salah satu skenario yang patut dicermati. Namun, keputusan tersebut tentu bergantung pada dinamika politik, dukungan partai, serta langkah yang akan diambilnya menjelang tahapan Pilkada 2029.
Di sisi lain, Teddy Rahman juga berpotensi kembali meramaikan kontestasi sebagai petahana. Masa jabatannya yang berlangsung hingga 2030 membuat Pilkada 2029 menjadi momentum bagi dirinya untuk mempertimbangkan kelanjutan kepemimpinan di Kabupaten Seluma.
Sebagian kalangan mungkin menilai Teddy masih memiliki peluang untuk kembali maju dengan membawa agenda pembangunan yang dijalankan selama masa kepemimpinannya. Namun, kebijakan yang telah dilaksanakan, capaian pembangunan, serta persoalan yang belum terselesaikan akan menjadi bagian penting dalam penilaian publik terhadap kepemimpinannya.
Apabila Teddy dan Gustianto sama-sama memutuskan maju sebagai calon bupati, dinamika politik Seluma berpotensi menghadirkan persaingan yang berbeda dari Pilkada sebelumnya. Keduanya saat ini berada dalam satu pasangan kepemimpinan, tetapi pada kontestasi mendatang bukan tidak mungkin memiliki jalur politik masing-masing.
Sumber: