Polemik 105 Ribu Pick Up Memanas, Kemhan Bantah Terlibat, Apa Lagi Jadi Beking
--
Jakarta, Radarseluma.disway.id. Pengadaan 105.000 piv up dari Inddia untuk Koperasi merah putih semakin panas. pasalnya, Menteri Koperasi serta Wakil Ketua DPRD RI menyatakan impor 105.00 pick up ini ditunda. namun ada kabarnya, ada 1000 pick up yang telah sampai.
BACA JUGA:Tiba-tiba Trump Kenakan Tarif 104% Untuk Produk Ini
BACA JUGA:Dahsyatnya Memperbanyak Istighfar: Kunci Ampunan, Pembuka Rezeki, dan Penenteram Hati Umat Muslim
Bahkan saat ini pembelian 105.000 pick ini disebut-sebut melibatkan Kemham.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) membantah membekingi impor 105 ribu mobil pikap India dari kebijakan PT Agrinas Pangan Nusantara untuk kebutuhan program Koperasi Desa Merah Putih. Narasi ini muncul seiring Kemhan pernah menerima 4 mobil dari Mahindra Scorpio.
"Menanggapi informasi yang berkembang di ruang publik, Kementerian Pertahanan (Kemhan) memandang perlu menyampaikan penjelasan, agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan tidak terjadi kesalahpahaman," kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen Rico Ricardo Sirait.
Rico menegaskan kendaraan Mahindra Scorpio yang pernah diterima Kemhan merupakan hibah murni sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan bencana Aceh. Kendaraan tersebut digunakan untuk mempercepat mobilitas logistik hingga bantuan di lapangan.
"Kendaraan Mahindra Scorpio yang diterima Kemhan dari PT Agrinas, merupakan hibah kemanusiaan untuk mendukung penanganan bencana di Aceh," ujarnya.
"Bantuan ini dimaksudkan untuk mempercepat mobilitas di lapangan, agar distribusi bantuan, evakuasi warga, serta dukungan logistik bagi masyarakat terdampak, dapat dilakukan lebih cepat," lanjutnya.
Sumber: