Menkeu Sebut Keuntungan Bunga Bank di Indonesia Tertinggi di Dunia & Akhirat

Menkeu Sebut Keuntungan Bunga Bank di Indonesia Tertinggi di Dunia & Akhirat

Menkeu--

 

Jakarta, Radarseluma.Disway.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuat pernyataan mengejutkan. Purbaya menyatakan Net Interest Margin (NIM) atau pendapatan bunga bersih bank di Indonesia menjadi yang tertinggi di dunia. Saking tingginya, ia berkelakar tertinggi juga di akhirat.

"Ini kan masalah di perbankan kita sudah (lama) mungkin 30 tahun, 40 tahun seperti ini di mana Net Interest Margin kita besar, tertinggi, di dunia, dan akhirat," kelakar Purbaya disambut gelak tawa hadirin dalam acara Economic Outlook di Graha CIMB Niaga.

 

BACA JUGA:Banyak Keluhan, Anggota DPRD Seluma Riko Afranadi Soroti Pelayanan Puskesmas Talang Tinggi

BACA JUGA:Januari 2026 Toyota Kijang Innova Terjual 5.401, Jadi Mobil Terlaris

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), NIM industri perbankan rata-rata mencapai 4,56% pada Desember 2025. Angka itu sudah turun dari 4,62% pada Desember 2024.

Menurut Purbaya, perbankan Indonesia masih menganut struktur oligopolis sehingga dorongan untuk menurunkan tingkat bunga bank berjalan lambat. Kondisi itu juga yang menyebabkan NIM tergolong tinggi.

 

"Kalau saya lihat sebagai ekonom ya, struktur perbankan kita cenderung oligopolis. Harusnya bank sentral yang ngatur itu, saya nggak tahu gimana caranya, tetapi harusnya ada cara untuk menurunkan seperti itu," tutur Purbaya.

Meski demikian, Purbaya melihat kondisi sudah lebih baik setelah Bank Indonesia (BI) menurunkan BI Rate. Ia optimis ke depan arah bunga yang lebih rendah akan terbuka seiring kondisi likuiditas yang cukup.

 

BACA JUGA: Tahun Baru Imlek di Thailand: Perayaan Nasional dan Daya Tarik Wisata Regional

"Empat bulan itu sudah kelihatan perbaikan arah ekonominya gara-gara bank sentral menurunkan bunga. Sekarang ditambah lagi kita pastikan likuiditas cukup di pasar. Jadi harusnya ruang ke arah bunga yang lebih rendah akan terbuka lagi," imbuh Purbaya.

Sumber: