Oknum Pejabat Dinkes Seluma Disebut Kena Gerebek Istri di Bumi Ayu, Bersama Oknum PPPK

Oknum Pejabat Dinkes Seluma Disebut Kena Gerebek Istri di Bumi Ayu, Bersama Oknum PPPK

Kantor Dinkes seluma--

 

SELUMA, Radarseluma.Disway.id - Warga RT 10 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar Kota Bengkulu sempat digegerkan oleh peristiwa keributan yang terjadi di salah satu rumah kos pada Kamis, 15 Januari 2026 malam. Keributan tersebut dipicu oleh aksi penggerebekan yang dilakukan seorang istri bersama anaknya terhadap sang suami yang diduga tengah berbuat mesum dengan perempuan lain.

 

BACA JUGA:3 Negara Ini Pernah Pecundangi Indonesia di Final Piala AFF

BACA JUGA:Main Siang Ini, Jonatan Christie Buru Gelar Juara India Open 2026

Peristiwa itu dengan cepat menyita perhatian warga sekitar. Pasalnya, perempuan yang digerebek bersama pria tersebut diduga merupakan Tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan disebut-sebut masih berstatus sebagai staf dari pria yang bersangkutan. Sementara sang pria diduga merupakan oknum pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma.

 

"Informasinya oknum yang digerebek itu pejabat di Dinas Kesehatan Seluma, bersama stafnya yang masih PPPK," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

 

Menurut keterangan warga di sekitar lokasi, keributan bermula saat sang istri mendatangi kos-kosan tersebut pada malam hari. Kedatangannya diduga dilatarbelakangi kecurigaan terhadap hubungan tidak wajar antara suaminya dan perempuan yang bersamanya di dalam kamar kos. Aksi penggerebekan itu pun memicu adu mulut dan kegaduhan. Sehingga warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

 

Ironisnya, perempuan yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut diketahui telah memiliki suami. Warga menduga, oknum pejabat Dinas Kesehatan Seluma bersama tenaga PPPK tersebut sengaja meminjam atau menyewa kamar kos sebagai tempat untuk menjalin hubungan terlarang.

 

"Dari keterangan warga yang melihat langsung, saat digerebek, keduanya disebut tidak mengenakan busana," ungkap warga lainnya.

Sumber: