Untuk Pertama Kalinya, Penjualan Otomotif Jepang Ditekuk China!
BYD Sealion 06 EV--
Jakarta, Radarseluma.Disway.Id - selama 20 tahun terakhir pasar penjualan otomotif dikuasai Jepang. Namun tahun 2025, setelah 20 tahun berkuasa, Jepang akhirnya ditekuk China. China kian menjelma menjadi raksasa baru di bidang otomotif. Kabar teranyar, penjualan total mobil-mobil buatan negeri tirai bambu diprediksi bakal mengalahkan Jepang.
BACA JUGA: Bank Mandiri Ikut Bangun Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang
BACA JUGA:Honda Brio Baru Desain Mewah dan Canggih, Populer di Pasar Otomotif Indonesia
Dilaporkan Nikkei Asia, berdasarkan pengungkapan data perusahaan dan data dari S&P Global Mobility, periode Januari hingga November 2025 produsen mobil China diproyeksikan akan menjual sekitar 27 juta kendaraan.
Disebutkan, produsen mobil China tampaknya akan menjadi penjual kendaraan baru terbesar di dunia buat pertama kalinya pada tahun 2025 mengalahkan produsen Jepang yang telah memegang posisi tersebut selama lebih dari 20 tahun. Artinya, capaian ini akan menjadi sejarah besar buat industri otomotif China.
Berdasarkan data dari S&P Global Mobility serta pengungkapan perusahaan dari Januari hingga November 2025, produsen mobil China diproyeksikan akan menjual sekitar 27 juta kendaraan di seluruh dunia pada tahun 2025, yang mana itu 17% lebih tinggi daripada tahun 2024. Sementara itu, penjualan gabungan produsen-produsen mobil Jepang diperkirakan akan tetap stabil di sekitar 25 juta kendaraan, yang berpotensi turun ke posisi kedua.
Laporan tersebut juga mencatat bahwa sekitar 70% penjualan oleh produsen mobil China tahun lalu terjadi di dalam negeri China, dengan model listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV) mencakup hampir 60% dari permintaan mobil penumpang.
BACA JUGA:Penyelesaian Masalah Kemanusiaan Eks Pejuang Timtim Melalui Program Redistribusi Tanah
Sumber: