Petani Air Latak Terpaksa Hentikan Tanam, Irigasi Bendungan Seluma Masih Kering

Petani Air Latak Terpaksa Hentikan Tanam, Irigasi Bendungan Seluma Masih Kering

Perbaikan irigasi BS 10 seluma--

 

SELUMA BARAT – Pengeringan irigasi Bendungan Seluma berdampak besar terhadap aktivitas pertanian di Desa Air Latak, Kecamatan Seluma Barat. Sejumlah petani terpaksa menghentikan sementara kegiatan bersawah karena tidak ada pasokan air yang biasanya mengaliri lahan pertanian mereka.

 

Salah seorang petani, Riswan Effendi, menjelaskan bahwa lahan sawah di desanya sangat bergantung pada air irigasi dari bendungan tersebut. Namun, sejak dilakukan perbaikan saluran, para petani tidak bisa menanam padi maupun tanaman alternatif lainnya.

 

“Sekarang lahan terbengkalai, irigasi kering. Mau tanam jagung, tanahnya masih terlalu basah. Mau tanam padi tadah hujan, bibitnya belum ada. Itulah keluhan kami saat ini,” ungkap Riswan, Selasa (7/10).

BACA JUGA:Presiden Prabowo Saksikan Penyerahan Barang Rampasan Negara kepada PT Timah Tbk,Didampingi Menteri Nusron

BACA JUGA:Rasulullah SAW Mengajarkan Makna Syukur di Tengah Kekurangan: Teladan Kesabaran, Keimanan yg Menggetarkan hati

Menurutnya, jenis tanah di kawasan itu hanya cocok untuk tanaman padi. Kondisi tanah yang lembab namun tanpa pasokan air cukup membuat petani sulit menanam komoditas lain seperti jagung atau sayuran.

 

“Kami berharap pembangunan irigasi bisa dipercepat supaya air bisa masuk lagi ke sawah. Tanah di sini cocoknya cuma untuk padi. Kalau air belum ada, kami juga tidak bisa olah lahan,” jelasnya.

 

Riswan menambahkan, para petani kini hanya bisa menunggu hingga proses perbaikan irigasi selesai dan aliran air kembali normal. Ia berharap pekerjaan tersebut bisa rampung lebih cepat agar petani dapat kembali bercocok tanam seperti biasa.

 

Sumber: