Empat Imam Mazhab Besar dalam Islam: Biografi, Pemikiran, dan Warisan Ilmu

Empat Imam Mazhab Besar dalam Islam: Biografi, Pemikiran, dan Warisan Ilmu

Radarseluma.disway.id - Empat Imam Mazhab Besar dalam Islam: Biografi, Pemikiran, dan Warisan Ilmu--

Reporter: Juli Irawan Radarseluma.disway.id - Dalam khazanah keilmuan Islam, terdapat empat imam besar yang menjadi rujukan utama dalam bidang fikih, yakni Imam Abu Hanifah, Imam Malik bin Anas, Imam Muhammad bin Idris Asy-Syafi’i, dan Imam Ahmad bin Hanbal. Keempat tokoh ini bukan sekadar ulama biasa, melainkan peletak dasar metode berfikir hukum Islam yang hingga kini masih diikuti oleh mayoritas umat Muslim di seluruh dunia.

Keberadaan mereka bukan untuk memecah belah, melainkan memperkaya pemahaman umat terhadap syariat. Sebab, perbedaan pendapat dalam Islam adalah rahmat sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

اِخْتِلَافُ أُمَّتِي رَحْمَةٌ

Artinya: “Perbedaan pendapat di kalangan umatku adalah rahmat.” (HR. Al-Baihaqi)

Dengan memahami latar belakang, metode ijtihad, serta keunikan dari masing-masing imam, umat Islam akan lebih arif dalam menyikapi perbedaan pandangan, serta mampu menghargai keluasan rahmat Allah SWT dalam syariat-Nya.

1. Imam Abu Hanifah (80 H – 150 H)

Nama lengkap beliau adalah Nu’man bin Tsabit, lahir di Kufah, Irak. Beliau hidup di tengah kota yang multikultural, sehingga banyak bersentuhan dengan berbagai tradisi dan aliran pemikiran.

Mazhab Hanafi dikenal sebagai mazhab yang rasional dan luas dalam penggunaan qiyas (analogi). Imam Abu Hanifah sangat hati-hati menerima Hadist, sehingga jika suatu Hadits kurang kuat sanadnya, ia lebih memilih menggunakan qiyas.

Dalil yang mendasari metode beliau adalah firman Allah SWT:

فَاعْتَبِرُوا يَا أُولِي الْأَبْصَارِ

Artinya: “Maka ambillah pelajaran (ibrah), wahai orang-orang yang mempunyai pandangan.” (QS. Al-Hasyr: 2)

Ayat ini menjadi dasar pentingnya menggunakan akal sehat dan analogi dalam menetapkan hukum.

Imam Abu Hanifah dikenal sangat dermawan. Ia seorang pedagang kain yang jujur, hasil usahanya banyak ia gunakan untuk membantu para penuntut ilmu.

BACA JUGA:Inilah Perbedaan Jin, Syetan, dan Iblis Dalam Pandangan Islam: Menyingkap Hakikat Tersembunyi

2. Imam Malik bin Anas (93 H – 179 H)

Imam Malik lahir di Madinah. Nama lengkapnya adalah Malik bin Anas bin Malik bin Abu ‘Amir. Ia tumbuh besar di kota Nabi, sehingga banyak meriwayatkan Hadist langsung dari tabi’in.

Sumber:

Berita Terkait