Inilah yang Akan Terjadi Jika Palestina Merdeka dan Baitul Maqdis Berhasil Dibebaskan

Inilah yang Akan Terjadi Jika Palestina Merdeka dan Baitul Maqdis Berhasil Dibebaskan

Radarseluma.disway.id - Inilah yang Akan Terjadi Jika Palestina Merdeka dan Baitul Maqdis Berhasil Dibebaskan--

Reporter: Juli Irawan Radarseluma.disway.id - Palestina adalah tanah para nabi, bumi yang diberkahi Allah SWT, serta menjadi titik penting perjalanan sejarah umat Islam. Di sana terdapat Baitul Maqdis (Al-Quds/Jerusalem), kiblat pertama kaum Muslimin dan tempat terjadinya peristiwa Isra’ Mi’raj. Sejak dahulu, Palestina selalu menjadi pusat perebutan peradaban dunia karena memiliki nilai spiritual, politik, dan strategis yang luar biasa.

Rasulullah SAW telah mengabarkan bahwa akan datang masa ketika Baitul Maqdis dibebaskan dan tegaknya kepemimpinan Islam yang mulia. Dari sana akan muncul tanda-tanda besar akhir zaman, yang menjadi isyarat betapa dekatnya janji Allah kepada hamba-Nya. Fenomena yang terjadi hari ini di tanah Arab, mulai dari hujan salju, tumbuhnya rerumputan hijau di padang pasir, hingga pergeseran budaya sosial dan moral, semakin memperkuat bahwa nubuwat Rasulullah SAW kian nyata.

Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda kepada Abdullah Ibnu Rawahah:

"Apabila nanti engkau mendengar Baitul Maqdis dibebaskan dan dikumandangkan Khilafah Islamiyyah, ketahuilah bahwa seluruh Arab dalam keadaan kacau. Negeri yang paling aman, negeri yang paling kuat, negeri yang paling makmur, dan negeri yang paling sejahtera adalah Palestina. Maka hijrahlah kalian semua ke sana."

Hadits ini memberikan gambaran bahwa kebebasan Palestina bukan sekadar kemenangan politik, melainkan peristiwa besar akhir zaman. Setelah itu akan terjadi berbagai bencana dan perubahan besar dalam peradaban dunia.

BACA JUGA:Kisah Rasulullah SAW dan Mukjizat Al-Qur’an sebagai Cahaya Kehidupan

Tujuh Peristiwa Besar Setelah Palestina Merdeka

1. Negara-negara Eropa dan Amerika Hancur Luluh Lantak

Allah SWT berfirman:

وَإِذَا أَرَدْنَا أَنْ نُهْلِكَ قَرْيَةً أَمَرْنَا مُتْرَفِيهَا فَفَسَقُوا فِيهَا فَحَقَّ عَلَيْهَا الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا تَدْمِيرًا

Artinya: "Dan apabila Kami hendak membinasakan suatu negeri, Kami perintahkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu, lalu mereka berbuat kefasikan di dalamnya, maka sudah sepantasnya berlaku ketentuan Kami terhadapnya, lalu Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya." (QS. Al-Isra: 16)

Negara-negara Barat yang berkuasa dengan kesombongan, menebar kerusakan moral dan politik dunia, akan runtuh secara ekonomi, politik, dan militer.

2. Bangsa Israel Akan Lenyap dari Muka Bumi

Rasulullah SAW bersabda:

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمُ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوِ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ

Artinya: "Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum Muslimin memerangi orang-orang Yahudi, lalu orang Yahudi bersembunyi di balik batu atau pohon. Maka batu atau pohon itu berkata: 'Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ini orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah dia'." (HR. Muslim)

Hadits ini menunjukkan akhir dari kekuasaan Israel di tanah Palestina.

3. Krisis Ekonomi Global

Al-Qur’an menyebutkan:

وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا قَرْيَةً كَانَتْ آمِنَةً مُّطْمَئِنَّةً يَأْتِيهَا رِزْقُهَا رَغَدًا مِّن كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِأَنْعُمِ اللَّهِ فَأَذَاقَهَا اللَّهُ لِبَاسَ الْجُوعِ وَالْخَوْفِ

Artinya: "Dan Allah membuat perumpamaan sebuah negeri yang dahulunya aman sentosa, rezekinya datang melimpah dari segenap tempat, tetapi penduduknya kufur terhadap nikmat Allah, maka Allah timpakan kepada mereka rasa lapar dan ketakutan." (QS. An-Nahl: 112)

Krisis ini akan melanda seluruh dunia karena runtuhnya pilar ekonomi Barat.

4. Bencana Alam di Tanah Arab dan Dunia

Rasulullah SAW bersabda:

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُكْثَرَ الْهَرْجُ

Artinya: "Kiamat tidak akan terjadi hingga banyak terjadi huru-hara." (HR. Bukhari dan Muslim)

Bencana alam, gempa, banjir, dan badai akan semakin sering terjadi sebagai bentuk peringatan Allah SWT.

5. Kelangkaan Pangan Global

Rasulullah SAW bersabda tentang masa akhir zaman:

"Akan datang kepada manusia suatu masa, seseorang tidak peduli dari mana ia mendapatkan harta, apakah dari yang halal atau haram." (HR. Bukhari)

Hal ini menunjukkan krisis pangan dan distribusi yang menyebabkan manusia terjebak pada keputusasaan.

6. Perebutan Kekuasaan di Arab Saudi

Fenomena di Arab Saudi saat ini—tumbuhnya rumput di padang pasir, turunnya salju, munculnya hiburan bebas dan klub malam—telah dikabarkan oleh Rasulullah SAW:

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَعُودَ أَرْضُ الْعَرَبِ مُرُوجًا وَأَنْهَارًا

Artinya: "Kiamat tidak akan terjadi hingga tanah Arab kembali menjadi padang rumput dan sungai-sungai." (HR. Muslim)

Juga sabda beliau:

"Akan terjadi perselisihan setelah wafatnya seorang khalifah, maka seorang laki-laki dari Madinah akan lari ke Makkah..." (HR. Abu Dawud)

Ini isyarat perebutan kekuasaan di tanah Hijaz (Arab Saudi).

7. Perang Dunia Ketiga dan Tanda Akhir Zaman

Rasulullah SAW bersabda:

"Akan terjadi suatu perjanjian antara kalian dengan Bani Ashfar (Romawi/Barat), lalu mereka berkhianat dan datang kepada kalian dengan 80 bendera. Di bawah tiap bendera ada 12.000 tentara." (HR. Ahmad, Abu Dawud)

Inilah yang sering disebut sebagai Al-Malhamah Al-Kubra, peperangan besar yang menandai dekatnya akhir zaman.

BACA JUGA:Meneladani Akhlak Rasulullah SAW di Bulan Rabiul Awwal: Rahmat Bagi Seluruh Alam

Fenomena yang Terjadi di Arab Saudi Saat Ini

Kita melihat dengan mata kepala bahwa nubuwat Rasulullah SAW mulai terjadi:

• Padang pasir yang tandus kini mulai menghijau karena curah hujan yang meningkat.

• Turunnya salju di wilayah Tabuk dan bagian utara Arab Saudi, sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

• Munculnya budaya hedonisme: konser musik, klub malam, tarian, bahkan fenomena pergaulan bebas di tanah yang dulunya sangat menjaga syariat.

• Perubahan sosial yang sangat cepat, sesuai dengan tanda akhir zaman yang disebutkan dalam hadits.

Semua ini menjadi bukti nyata bahwa sabda Rasulullah SAW bukan sekadar cerita, melainkan kebenaran yang sedang terwujud di hadapan kita.

Kemerdekaan Palestina dan pembebasan Baitul Maqdis bukan sekadar kemenangan umat Islam, melainkan awal dari babak besar akhir zaman. Rasulullah SAW sudah memberikan isyarat tentang kekacauan global, bencana alam, krisis pangan, runtuhnya negara-negara adidaya, hingga perang besar dunia. Fenomena yang sedang terjadi di Arab Saudi hari ini semakin memperkuat nubuwat tersebut.

Sebagai umat Islam, kita harus memperkuat iman, memperbanyak amal saleh, serta bersiap menghadapi fitnah akhir zaman dengan berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW.

Kebebasan Palestina adalah janji Allah SWT. Firman-Nya:

وَلَيَنصُرَنَّ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ

Artinya: "Dan sungguh Allah akan menolong siapa saja yang menolong (agama)-Nya." (QS. Al-Hajj: 40)

Maka, kemenangan Palestina bukan hanya kemenangan bangsa, melainkan kemenangan iman, serta tanda bahwa janji Allah dan nubuwat Rasulullah SAW sedang mendekati kenyataan. (djl)

Sumber:

Berita Terkait