Meneladani Akhlak Rasulullah SAW di Bulan Rabiul Awwal: Rahmat Bagi Seluruh Alam

Meneladani Akhlak Rasulullah SAW di Bulan Rabiul Awwal: Rahmat Bagi Seluruh Alam

Radarseluma.disway.id - Meneladani Akhlak Rasulullah SAW di Bulan Rabiul Awwal: Rahmat Bagi Seluruh Alam--

Reporter: Juli Irawan Radarseluma.disway.id - Hari ini, Jumat 12 September 2025 yang bertepatan dengan 19 Rabiul Awwal 1457 H, umat Islam kembali dipertemukan dengan momen yang sarat makna. Bulan Rabiul Awwal bukan hanya bulan kelahiran Rasulullah Muhammad SAW, tetapi juga momentum untuk mempertebal cinta kita kepada Nabi terakhir yang diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Sebagai umat Islam, kita tentu berbahagia dengan kehadiran bulan ini. Namun kebahagiaan itu tidak cukup hanya dengan seremonial atau perayaan semata. Lebih dari itu, yang terpenting adalah bagaimana kita benar-benar meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak mulia beliau menjadi cermin bagi seluruh umat manusia dalam menapaki jalan hidup yang lurus.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

Artinya; “Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung.” (QS. Al-Qalam: 4).

Ayat ini menegaskan bahwa akhlak Nabi Muhammad Rasulullah SAW adalah sesuatu yang luhur dan menjadi standar tertinggi moralitas manusia. Bahkan, Aisyah RA ketika ditanya tentang akhlak Rasulullah menjawab singkat: “Kana khuluquhu al-Qur’an” (Akhlaknya adalah Al-Qur’an).

BACA JUGA:Kisah Rasulullah SAW dalam Perjanjian Hudaibiyah: Hikmah Perdamaian

Rasulullah SAW sebagai Rahmat bagi Alam Semesta

Nabi Muhammad Rasulullah SAW bukan hanya teladan bagi umat Islam, melainkan juga rahmat bagi seluruh alam. Allah SWT menegaskan dalam firman-Nya:

وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ

Artinya: “Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya: 107).

Ayat ini menjelaskan bahwa kehadiran Nabi Muhammad Rasulullah SAW membawa kasih sayang, keadilan, dan kedamaian bukan hanya untuk manusia, tetapi juga bagi seluruh ciptaan Allah SWT. Rahmat beliau tampak dalam tutur kata, sikap penyayang, serta kebijaksanaan dalam menghadapi umatnya.

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ

Artinya: “Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” (HR. Ahmad).

Sumber:

Berita Terkait