Bersihkan Hati Sebelum Dzulhijjah: Momen Dzulqa’dah sebagai Persiapan

Bersihkan Hati Sebelum Dzulhijjah: Momen Dzulqa’dah sebagai Persiapan

Radarseluma.disway.id: Bersihkan Hati Sebelum Dzulhijjah: Momen Dzulqa’dah sebagai Persiapan--

Reporter:  Juli Irawan 

Radarseluma.disway.id - Setiap bulan dalam kalender hijriah memiliki keutamaan dan nilai spiritual tersendiri. Di antara bulan-bulan tersebut, terdapat satu rangkaian yang sangat agung dan penuh keberkahan, yaitu tiga bulan haram: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram. Ketiganya memiliki keistimewaan karena dimuliakan oleh Allah, dan segala amal perbuatan di dalamnya memiliki bobot yang lebih besar, baik itu kebaikan maupun keburukan.

Dzulqa’dah, sebagai bulan pertama dari tiga bulan haram tersebut, menjadi momen penting untuk memulai proses penyucian hati, memperbaiki niat, dan menyiapkan diri menghadapi Dzulhijjah—bulan yang penuh kemuliaan dan peluang besar meraih ampunan Allah, terutama melalui ibadah haji dan puasa Arafah. Oleh karena itu, mari kita jadikan bulan Dzulqa’dah sebagai momentum introspeksi dan pembersihan hati dari segala noda dosa.

BACA JUGA:Inilah Amalan-amalan Sederhana Namun Bernilai Besar di Bulan Dzulqa’dah

Keutamaan Bulan Dzulqa’dah

Dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 36 Allah SWT menyebutkan empat bulan yang dimuliakan, dan salah satunya adalah Dzulqa’dah yang mana berbunyi: 

﴿إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ﴾

Artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan menurut Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus.” (QS. At-Taubah: 36)

Para ulama menjelaskan bahwa empat bulan haram itu adalah: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Bulan-bulan ini disebut “haram” karena dalamnya diharamkan perang dan dianjurkan memperbanyak amal shalih serta menjauhi dosa.

Ibnu Katsir rahimahullah menafsirkan ayat di atas bahwa dosa yang dilakukan pada bulan haram lebih besar dosanya, dan amal shalih di dalamnya lebih besar pahalanya.

Pentingnya Membersihkan Hati

Hati adalah pusat segala aktivitas ruhani manusia. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Bukhari dan Muslim yang mana berbunyi: 

«أَلَا وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ، أَلَا وَهِيَ الْقَلْبُ»

Artinya: “Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baiklah seluruh tubuh. Jika ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuh. Ketahuilah, ia adalah hati.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Sumber:

Berita Terkait