Rumah PNS di Seluma Dibobol Maling, Uang Rp 10 Juta Raib

Rumah PNS di Seluma Dibobol Maling, Uang Rp 10 Juta Raib

Pelaku membobol rumah korban--

NAPAL, Radarseluma.disway.id - Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Kali ini menimpa Aziz (25) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seluma. Rumah kontrakan miliknya dibobol maling saat ditinggal mudik ke kampung halaman. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Mandi Angin Kelurahan Napal, Kecamatan Seluma Kota. Pelaku diduga beraksi saat rumah dalam keadaan kosong selama beberapa hari.

 

BACA JUGA:Bijak Bermedia Sosial Pasca-Lebaran: Menjaga Etika, Merawat Silaturahmi, dan Menguatkan Taqwa di Ruang Digital

BACA JUGA:Kenapa Hari Raya Disebut “Lebaran”? Ini Penjelasan Lengkapnya

Dijelaskan korban, dirinya berangkat mudik ke kampung halamannya yang berada di Kelurahan Pasar Ujung, Kabupaten Kepahiang. Pada Minggu, 15 Maret 2026 siang. Korban kemudian kembali ke Kabupaten Seluma pada Selasa, 24 Maret 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Namun setibanya di rumah kontrakan, Aziz langsung merasakan kejanggalan saat hendak membuka pintu depan. Pintu tersebut terasa berat saat didorong, seolah-olah ada benda yang mengganjal dari dalam.

 

"Saya baru sampai di kontrakan, pas buka pintu terasa berat. Ternyata dari dalam diganjal pakai meja," ungkap Aziz.

 

Kecurigaan korban semakin bertambah setelah melihat kondisi bagian dalam rumah yang sudah berantakan. Korban pun kemudian menemukan bahwa dinding samping rumahnya telah dijebol oleh pelaku.

Dinding tersebut diketahui terbuat dari bahan GRC yang menjadi pembatas antara rumah kontrakan yang ditempati korban dengan bangunan milik pemilik rumah.

 

Lubang pada dinding itu diduga menjadi akses masuk pelaku ke dalam rumah. Setelah memeriksa lebih lanjut, korban mendapati lemari di dalam kamar telah dibuka paksa. Uang tunai sebesar Rp 10 juta yang disimpannya di dalam lemari tersebut dipastikan telah hilang.

 

"Pas saya cek, dinding samping sudah jebol. Itu dinding GRC pembatas dengan rumah pemilik. Setelah saya lihat ke kamar, uang tunai Rp 10 juta sudah tidak ada," jelasnya.

Sumber: