Modus Diajak Jalan-Jalan, Siswi SMP di Seluma Diduga DiperkoAs di Pondok Sawit

 Modus Diajak Jalan-Jalan, Siswi SMP di Seluma Diduga DiperkoAs di Pondok Sawit

Korban yang masih abwah umur trauma--

"Diajak keliling, sudah tu di ajak ke pondok sawit," ujarnya.

 

Usai kejadian, korban baru pulang ke rumah pada keesokan harinya. Awalnya korban memilih diam dan menyimpan peristiwa tersebut seorang diri. Namun setelah didesak ayahnya karena melihat perubahan sikap korban, akhirnya korban menceritakan kejadian tersebut kepada neneknya, yang kemudian diteruskan kepada pihak keluarga lainnya hingga akhirnya diputuskan untuk melapor ke polisi.

 

Akibat peristiwa itu, kondisi psikologis korban terguncang. Dirinya disebut enggan kembali bersekolah karena merasa malu dan takut menghadapi lingkungan sekitarnya. Padahal dalam waktu dekat, korban dijadwalkan mengikuti ujian akhir sekolah.

 

Paman korban, Marwan Suparsih yang juga menjabat sebagai Sekretaris BMA Kabupaten Seluma, meminta aparat penegak hukum bertindak tegas dan profesional dalam menangani kasus ini. Dirinya menegaskan bahwa korban masih di bawah umur dan berhak mendapatkan perlindungan hukum serta pendampingan psikologis.

 

"Kami berharap kasus ini diusut tuntas sesuai hukum yang berlaku. Korban masih anak-anak dan masa depannya harus diselamatkan," harap Marwan.

 

BACA JUGA:Dahsyatnya Memperbanyak Istighfar: Kunci Ampunan, Pembuka Rezeki, dan Penenteram Hati Umat Muslim

BACA JUGA:Rahasia Doa Mustajab Kunci Langit Terbuka Meraih Rahmat Ampunan Dan Pertolongan Allah Setiap Saat

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak akan urgensi perlindungan terhadap anak, serta perlunya peran aktif keluarga dan masyarakat dalam menjaga keselamatan generasi muda dari ancaman kekerasan seksual.(ctr)

Sumber: