Dinas Pertanian Seluma Sudah Vaksinasi Rabies 2.080 Hewan Peliharaan

  Dinas Pertanian Seluma Sudah Vaksinasi Rabies 2.080 Hewan Peliharaan

Vaksin Rabioes hewan peliharaan--

 

Seluma, Radarseluma.disway.id - Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Pertanian terus memperkuat upaya pengendalian dan pemberantasan rabies dengan menggencarkan vaksinasi terhadap Hewan Penular rabies (HPR). Kegiatan ini dilaksanakan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma sebagai langkah terpadu untuk menekan risiko penularan rabies di tengah masyarakat.

 

BACA JUGA: Mabes Polri Copot AKBP Didik Dicopot dari Kapolres Bima Kota

BACA JUGA:Amalan Pahalanya Yang Terus Mengalir

Vaksinasi menyasar hewan peliharaan warga seperti anjing, kucing dan kera yang berpotensi menjadi perantara penyebaran virus rabies. Hingga Rabu, 11 Februari yang lalu, sebanyak kurang lebih 2.080 dosis vaksin anti rabies telah disuntikkan di enam kecamatan di Kabupaten Seluma. Dari total tersebut, kucing mendominasi jumlah vaksinasi dengan 833 ekor, disusul anjing sebanyak 248 ekor, sementara sisanya merupakan hewan penular rabies lainnya.

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Arian Sosial, SP MSi melalui Kepala Bidang Peternakan, David Aritonang mengatakan, vaksinasi ini merupakan bagian dari program nasional pengendalian rabies yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, vaksin diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.

 

"Vaksin anti rabies ini merupakan program pemerintah pusat. Masyarakat tidak dikenakan biaya apapun. Kami mengajak seluruh pemilik hewan peliharaan untuk memanfaatkan layanan ini demi keselamatan bersama," ujar David.

 

Dirinya juga menjelaskan, saat ini masih tersedia 429 dosis vaksin anti rabies. Sisa stok tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal dalam waktu dekat. Setelah Hari Raya Idul Fitri mendatang, Dinas Pertanian juga menargetkan pelaksanaan vaksinasi lanjutan guna memperluas cakupan dan memastikan kekebalan hewan peliharaan tetap terjaga.

 

Untuk mempercepat realisasi program, Dinas Pertanian telah menurunkan tim vaksinator ke berbagai kecamatan. Petugas bergerak aktif dari rumah ke rumah guna menjangkau hewan peliharaan warga secara langsung. Selain itu, pos pelayanan vaksinasi juga dibuka di kantor desa maupun kelurahan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan.

Sumber: