Rupiah Masuk Daftar 10 Mata Uang Terlemah terhadap Dolar AS, Ini Urutannya
Rupiah Masuk Daftar 10 Mata Uang Terlemah terhadap Dolar AS, Ini Urutannya--
NASIONAL - Berikut Radar Seluma merangkum 10 mata uang dengan nilai tukar terendah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penilaian ini didasarkan pada jumlah unit mata uang lokal yang dibutuhkan untuk memperoleh US$1. Semakin besar nominal yang diperlukan, maka semakin rendah nilai mata uang tersebut terhadap dolar AS.
Namun demikian, tingginya angka kurs tidak selalu mencerminkan kondisi ekonomi suatu negara paling buruk. Nilai tukar mata uang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari inflasi berkepanjangan, kebijakan moneter, kondisi pasar global, hingga sejarah redenominasi mata uang di negara tersebut.
Daftar ini memperlihatkan mata uang yang membutuhkan nominal terbesar untuk ditukarkan dengan satu dolar AS, sehingga menunjukkan lemahnya nilai mata uang tersebut terhadap dolar.
Posisi pertama ditempati rial Iran. Untuk mendapatkan US$1, dibutuhkan sekitar 1.318.130 rial Iran. Kondisi ini dipengaruhi sanksi ekonomi internasional dan tingginya inflasi yang berlangsung dalam waktu lama.
Di posisi kedua terdapat pound Lebanon dengan nilai tukar sekitar 89.500 per US$1. Selanjutnya ada dong Vietnam sebesar 26.350 per US$1, leone Sierra Leone sekitar 22.683 per US$1, serta kip Laos sebesar 21.808 per US$1.
Sementara itu, rupiah Indonesia juga masuk dalam daftar 10 besar mata uang dengan nilai terendah terhadap dolar AS. Saat ini, kurs rupiah berada di kisaran Rp17.460 per US$1, menempatkan mata uang Garuda di posisi keenam dalam daftar tersebut.
Sumber:
