Inilah Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadhan Hari-Hari Penuh Rahmat
Senin 10-03-2025,11:00 WIB
Reporter:
juliirawan|
Editor:
juliirawan
Radarseluma.disway.id - Inilah Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadhan Hari-Hari Penuh Rahmat--
Radarseluma.disway.id - Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan kemuliaan, dalam bulan ini, Allah SWT memberikan berbagai keutamaan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman. Secara umum, bulan Ramadhan terbagi menjadi tiga fase yaitu 10 hari pertama fase rahmat (kasih sayang Allah) 10 hari kedua fase Maghfiroh (ampunan) 10 hari terakhir fase pembebasan dari Api Neraka
Sebagaimana disebutkan dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Al-Baihaqi yang mana berbunyi:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "أَوَّلُهُ رَحْمَةٌ، وَأَوْسَطُهُ مَغْفِرَةٌ، وَآخِرُهُ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ
Artinya:
"Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, Rasulullah SAW bersabda: ‘(Ramadhan) awalnya adalah rahmat, pertengahannya adalah ampunan, dan akhirnya adalah pembebasan dari Api Neraka" (HR. Al-Baihaqi)
Pada fase 10 hari pertama, Allah SWT mencurahkan rahmat-Nya yang luas kepada setiap hamba yang mendekatkan diri kepada-Nya. Ini adalah waktu yang sangat tepat untuk memperbanyak amal ibadah agar memperoleh limpahan kasih sayang dari Allah SWT.
"Makna Rahmat dalam 10 Hari Pertama"
Kata rahmat dalam Islam merujuk kepada kasih sayang dan kebaikan dari Allah SWT yang diberikan kepada makhluk-Nya. Rahmat Allah mencakup semua aspek kehidupan, baik di Dunia maupun di Akhirat.
Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-A'raf ayat 156 yang mana berbunyi:
وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ
Artinya:
"Dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu." (QS. Al-A’raf: 156)
Dalam 10 hari pertama Ramadhan, Allah SWT membukakan pintu rahmat-Nya dengan sangat luas, di antara bentuk rahmat-Nya adalah:
Dilipatgandakannya pahala amal ibadah, dibukanya pintu-pintu Surga dan ditutupnya pintu Neraka, diturunkannya ketenangan dan keberkahan bagi orang-orang yang berpuasa, dimudahkannya amal kebaikan dan dijauhkannya gangguan Syetan
Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Bukhari dan Muslim yang mana berbunyi:
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ
Artinya:
"Apabila Ramadhan datang, pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu Neraka ditutup, dan Syetan-syetan dibelenggu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menegaskan bahwa Ramadhan adalah waktu yang penuh dengan rahmat Allah SWT, di mana Manusia diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk beribadah tanpa gangguan dari Syetan.
"Keutamaan 10 Hari Pertama Ramadhan"
A. Puasa sebagai Bentuk Rahmat Allah
Puasa adalah ibadah utama di bulan Ramadhan yang menjadi tanda kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Melalui Puasa, Allah ingin membersihkan jiwa dan raga Manusia serta mendidik mereka untuk lebih bertaqwa.
Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 183 yang mana berbunyi
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183)
Puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari segala keburukan. Ini adalah bentuk kasih sayang Allah karena dengan Puasa, Manusia bisa lebih dekat kepada-Nya dan memperoleh ampunan-Nya.
B. Malam Penuh Berkah dan Doa yang Mustajab
Pada malam-malam di 10 hari pertama Ramadhan, Allah SWT memberikan keberkahan yang luar biasa bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.
Sebagaimana dijelaskan dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Tirmidzi Nabi Muhammad Rasulullah SAW bersabda yang mana berbunyi:;
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
Artinya:
"Tiga orang yang doanya tidak akan tertolak: pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan doa orang yang terzalimi." (HR. Tirmidzi)
Hadits ini menunjukkan bahwa doa orang yang berpuasa di 10 hari pertama sangat mustajab, oleh karena itu, sebaiknya kita memperbanyak doa pada saat berbuka dan di waktu-waktu mustajab lainnya.
C. Memperbanyak Amal Shalih
Dalam 10 hari pertama Ramadhan, kita dianjurkan untuk memperbanyak amal Shalih seperti:
Shalat Sunnah dan Qiyamul Lail (Tarawih dan Tahajud), membaca dan Tadabbur Al-Qur’an, bersedekah dan membantu sesama, memperbanyak Dzikir dan Doa
Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al - Ankabut ayat 69
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ
Artinya:
"Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh (beribadah) untuk mencari keridhaan Kami, pasti Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar bersama orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-Ankabut: 69)
Ayat ini menegaskan bahwa orang-orang yang bersungguh-sungguh dalam beribadah akan mendapatkan petunjuk dan rahmat dari Allah SWT.
Dari penjelasan diatas maka dapatlah kita simpulkan bahwa 10 hari pertama Ramadhan adalah fase rahmat, di mana Allah SWT mencurahkan kasih sayang-Nya kepada setiap hamba yang beribadah dengan ikhlas. Di antara bentuk rahmat-Nya adalah:
Pahala yang dilipatgandakan, doa yang mustajab, dibukanya pintu-pintu Surga dijauhkannya setan dari Manusia
Dengan memahami keutamaan ini, hendaknya kita mengisi 10 hari pertama Ramadhan dengan memperbanyak amal Shalih seperti Puasa, Shalat, membaca Al-Qur’an, sedekah, dan doa agar mendapatkan rahmat Allah SWT.
Semoga Allah SWT memberikan taufik dan hidayah kepada kita semua agar bisa menjalani 10 hari pertama Ramadhan dengan penuh keimanan dan ketakwaan. Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan rahmat dan kasih sayang-Nya serta dijauhkan dari segala keburukan. (djl)
Sumber: