BACA JUGA:Surga Khuld: Tempat Tinggal Abadi Tanpa Akhir, Janji Allah bagi Orang-Orang Beriman dan Bertaqwa
Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polres Seluma. Tak lama berselang, personel kepolisian bersama Tim Identifikasi (Inafis) mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang di sekitar lokasi guna mengamankan area penyelidikan.
Dalam proses olah TKP, petugas mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk sisa material yang diduga digunakan sebagai pemicu kebakaran. Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap berbagai jejak yang ditinggalkan pelaku, termasuk upaya mengidentifikasi sidik jari serta bukti forensik lainnya.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun penyidik, aksi tersebut diduga dilakukan oleh dua orang pelaku. Dugaan itu diperkuat dari keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi. Namun, hingga kini identitas pelaku masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan.
Pengungkapan kasus ini juga menghadapi kendala lantaran perangkat penyimpanan rekaman CCTV di lokasi dilaporkan mengalami kerusakan. Akibatnya, rekaman yang diharapkan dapat merekam aksi para pelaku tidak dapat diakses sehingga penyidik harus mengandalkan keterangan saksi, barang bukti di lokasi, serta hasil pemeriksaan laboratorium forensik.
Polres Seluma memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku dan mengetahui motif di balik dugaan pembakaran kendaraan milik Ketua DPRD Seluma tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, sementara seluruh barang bukti yang berhasil diamankan akan diperiksa lebih lanjut guna mengungkap secara terang rangkaian peristiwa tersebut.
BACA JUGA: JPU Tuntut Dua Terdakwa Kasus Dugaan Pungli PPG Kemenag Seluma, Operator PPG Dituntut 3 Tahun
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih terus melakukan penyelidikan intensif dan belum memberikan keterangan resmi mengenai motif maupun pihak yang bertanggung jawab atas aksi dugaan pembakaran yang menghebohkan masyarakat Kabupaten Seluma tersebut.(ctr)