"Pesan saya kepada semua pejabat di Kemnaker, bukan hanya yang baru dilantik, agar memegang sumpah dan janji yang menjadi pedoman untuk terus melakukan evaluasi. Saya sekali lagi, nothing to lose, tak segan-segan kalau ada indikasi, kita akan copot," tegas Menaker.
BACA JUGA:Kena Gebuk Saat Ikut Nimbrung Mediasi, Warga Air Payangan Lapor Polisi
Langkah ini, ujar Yassierli, menjadi bagian dari transformasi Kemnaker dalam mendukung upaya besar Presiden membangun birokrasi yang sehat, bersih, dan akuntabel.
Kepada bagian Tata Usaha (TU), Menaker mengingatkan pentingnya tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel demi meningkatkan indikator Reformasi Birokrasi, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan predikat Zona Integritas.
Menaker juga mengajak seluruh jajarannya untuk membangun marwah instansi agar menjadi nice place to grow.
"Kita sedang berada dan tumbuh di sini, mendapatkan kemanfaatan di sini, serta dapat memberikan banyak manfaat dengan hadir di sini," ujarnya.
Kesepuluh Pejabat Kemnaker yang dilantik yakni :
1. Dr. dr. Sudi Astono, M.S – Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Utama.
2. Muhammad Fertiaz, SKM., MKKK – Kepala Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bandung, Ditjen Binwasnaker K3.