Pengusung Mosi Tak Percaya, Disebut Ketua DPRD Asbun

Senin 04-05-2026,17:40 WIB
Reporter : Andry Dinata
Editor : Jeffri Ginting

 

PEMATANG AUR, Radarseluma.disway.id - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seluma April Yones menilai mosi tidak percaya yang dilontarkan oleh dua fraksi Gerindo dan Gerbang, tidak memiliki dasar yang jelas dan terkesan Asal Bunyi (Asbun). April Yones atau yang akrab disapa Iin menyampaikan persoalan dua fraksi yang menyampaikan mosi tidak percaya kepada dirinya sebagai Ketua DPRD sudah selesai. Anggota DPRD sudah menyampaikan permohonan maaf kepada dirinya. "Dasar mosi tidak percaya itu apa?. Asbun dia itu kemarin. Dia sudah datang ke tempat saya minta maaf. Kalau fraksi Gerbang itu hanya pribadi Binan saja. Cari-cari agar terdepanlah," kata Iin, kemarin (4/5).

 

BACA JUGA: Ada Beasiswa PJJ Keagamaan untuk Guru Ngaji di Kemenag, Pendaftaran Ditutup 31 Mei 2026

BACA JUGA:Kursi Ketua DPRD Seluma Semakin Digoyang, Dua Fraksi Sampaikan Mosi Tak Percaya

Ditanya apa penyebab sehingga mosi tidak percaya disampaikan kepada ketua DPRD, Iin menyampaikan bahwa kemungkinan ada kekesalan. "Kalau mosi tak percaya itu sebenarnya di DPRD ini tidak jelas. Walaupun seluruh fraksi menyampaikan mosi tidak percaya. Itu tetap tidak bisa menggeser posisi ketua DPRD. Tidak ada dasar hukumnya. Dasar kita pada Tata Tertib dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 tahun 2018," jelas Iin.

Dikatakan Iin, mosi tak percaya yang tidak memiliki dasar secara besar berdampak terhadap citra dan nama kelembagaan DPRD Seluma. Dan pembuatan pernyataan mosi tidak percaya itu seharusnya menarik kembali ucapannya dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. "Dia harusnya menyampaikan permohonan maaf ke media. Ada hal yang bukan kebijakan saya. Bisa saja karena ketidaksukaan. Tapi sudah clear semua kok," jelasnya.

Seperti yang dikabarkan sebelumnya, dua fraksi DPRD Seluma yakni Gerindo dan Gerbang menyampaikan pernyataan mosi tidak percaya kepada ketua DPRD Seluma melalui media. Ini menimbulkan spekulasi tidak harmonisnya pimpinan DPRD Seluma dengan anggotanya. Wakil Ketua I DPRD Seluma Samsul Aswajar sendiri sudah menyampaikan agar persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan. Namun karena ini terus berlarut dan menyangkut dengan lembaga DPRD Seluma maka tentunya perlu dilaksanakan rapat. Agar persoalan ini benar-benar tuntas jangan sampai ada dampak ataupun efek ke depannya terhadap keputusan 30 anggota DPRD Seluma.

 

BACA JUGA:Perbaikan Lampu Jalan Terus, Namun Tetap Sering Mati dan Tegangan Rendah

Karena DPRD itu keputusannya merupakan kolektif kolega. Yang mana tindakan diambil bersama oleh para rekan kerja dalam satu lembaga, dan menjadi tanggung jawab bersama. Jika tidak harmonis lantas bagaimana kolektif kolega itu bisa jalan.(adt)

 

Kategori :