Bahayakan Pengendara Lain, Truk Sawit ODOL Kian Marak di Seluma

Sabtu 25-04-2026,11:12 WIB
Reporter : Tri Suparman
Editor : Jeffri Ginting

 

SELUMA, Radarseluma.disway.id - Aktivitas kendaraan truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dengan muatan Over Dimension dan Overload (ODOL) di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu pada saat ini kian marak dan menjadi sorotan masyarakat. Selain merusak infrastruktur jalan, praktik ini juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

 

BACA JUGA:Ada Karoke Berkedok Warung, Lokasi di Gerbang Perkantoran Pemkab Seluma

BACA JUGA:Resmi Ditutup, Magang Nasional Batch I, Sertifikasi Kompetensi dan Akses Kerja

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah truk sawit terlihat melintas dengan muatan yang melebihi kapasitas bak kendaraan. Bahkan, banyak di antaranya tidak dilengkapi jaring pengaman, sehingga buah sawit kerap berjatuhan ke badan jalan. Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua.

 

Salah seorang pengguna jalan, Efriadi mengaku resah dengan kondisi tersebut. Dirinya menilai hingga saat ini belum terlihat adanya penindakan tegas terhadap kendaraan ODOL yang masih bebas beroperasi di jalan lintas.

 

"Siang malam truk sawit overload itu tetap melintas tanpa ada penindakan. Padahal salah satu penyebab utama rusaknya jalan lintas ya karena kendaraan yang melebihi tonase," ujarnya.

 

Menurut Efriadi, keberadaan truk sawit dengan muatan berlebih tidak hanya berdampak pada kerusakan jalan. Akan tetapi juga menimbulkan rasa khawatir bagi pengguna jalan lain. Muatan TBS yang tidak ditutup jaring pengaman berpotensi jatuh dan berserakan di jalan, sehingga bisa menyebabkan pengendara tergelincir.

 

"Kami takut kalau berada di belakang truk itu. Apalagi kalau tanpa jaring pengaman, buah bisa jatuh kapan saja. Itu sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kecelakaan," terangnya.

 

Kategori :