Peristiwa pencurian tersebut terjadi di rumah kontrakan milik Aziz (25) seorang PNS yang bertugas di Sekretariat DPRD Seluma. Aksi pencurian diduga berlangsung saat korban tengah mudik ke kampung halamannya di Kelurahan Pasar Ujung, Kabupaten Kepahiang.
BACA JUGA:SPPI KDKMP 2026 Resmi Dibuka, Cek Disini!
Pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara menjebol dinding GRC dari kontrakan sebelah. Melalui celah yang dibuat dari rumah samping itulah pelaku berhasil menyusup ke dalam rumah korban tanpa diketahui. Korban baru mengetahui kejadian tersebut saat kembali ke kontrakannya yang berada di Dusun Mandi Angin Kelurahan Napal, Kecamatan Seluma Kota. Pada Selasa sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat hendak membuka pintu depan, korban merasa ada kejanggalan karena pintu sulit dibuka akibat terganjal meja dari dalam. Rasa curiga pun semakin kuat ketika korban melihat kondisi dinding samping rumahnya yang telah dijebol. Setelah memeriksa bagian dalam rumah, korban mendapati lemari di kamarnya dalam kondisi terbuka dan berantakan. Uang tunai sebesar Rp 10 juta yang disimpan di dalam lemari diketahui telah hilang.
Menariknya, sejumlah barang berharga lainnya seperti laptop dan gelang emas seberat 5 gram justru tidak diambil oleh pelaku. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa pelaku telah mengetahui secara pasti lokasi penyimpanan uang milik korban.
Uang tersebut rencananya akan digunakan korban untuk membayar uang muka (DP) pindah kontrakan serta memenuhi kewajiban angsuran bank. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil yang cukup besar.
BACA JUGA:Warga Bisa Laporkan Masalah Tanah Secara Online Lewat Kanal Resmi ATR/BPN
Korban menduga pelaku merupakan orang yang tidak asing atau mengetahui kondisi rumahnya. Dugaan ini diperkuat dengan cara pelaku masuk serta barang yang diambil hanya berfokus pada uang tunai. Atas peristiwa tersebut, korban langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak kepolisian. Korban berharap pelaku dapat segera ditangkap dan kasus ini dapat terungkap.
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan penyelidikan masih terus berlangsung. Dengan adanya barang bukti berupa sidik jari, polisi optimistis dapat segera mengidentifikasi pelaku dan mengungkap kasus pencurian tersebut dalam waktu dekat.(ctr)