Bapenda Seluma Yakin Target PAD Rp 44 Miliar Tercapai

Jumat 27-03-2026,09:00 WIB
Reporter : Tri Suparman
Editor : Jeffri Ginting

 

Menurutnya, PAD Kabupaten Seluma bersumber dari sejumlah sektor, seperti pajak daerah dan retribusi daerah. Serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Dari ketiga sektor tersebut, pajak daerah masih menjadi penyumbang terbesar. Beberapa jenis pajak yang dominan antara lain Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), pajak restoran, pajak hiburan, serta pajak penerangan jalan.

 

"Untuk PBB-P2, SPPT dan DHKP memang belum dicetak. Namun jika penagihan mulai digencarkan, Insya Allah capaian PAD akan meningkat signifikan," jelasnya.

 

Edi mengakui, masih terdapat sekitar Rp 37 miliar lebih yang harus dikejar hingga akhir tahun. Oleh karena itu, Bapenda Seluma akan terus mengoptimalkan potensi yang ada melalui strategi intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah. Intensifikasi dilakukan dengan memaksimalkan penerimaan dari wajib pajak yang sudah terdaftar, sementara ekstensifikasi dilakukan dengan menggali potensi wajib pajak baru yang belum tergarap secara maksimal.

 

Selain itu, Bapenda juga berkomitmen meningkatkan pelayanan serta memperkuat sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran dalam membayar pajak.

 

"Kami berharap dukungan dari seluruh wajib pajak agar taat membayar pajak tepat waktu. Karena pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan daerah," pungkasnya.

 

BACA JUGA:Warga Bisa Laporkan Masalah Tanah Secara Online Lewat Kanal Resmi ATR/BPN

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, Bapenda Seluma optimistis target PAD tahun 2026 tidak hanya tercapai. Akan tetapi juga berpeluang melampaui target yang telah ditetapkan.(ctr)

 

Kategori :