Dalam pameran tersebut, BNI menghadirkan berbagai UMKM binaan dari beragam sektor. Di antaranya Fenny Permata dengan produk perhiasan berbahan mutiara dan permata, Rafi Ridwan x ManZieRa yang menghadirkan karya pengrajin disabilitas berupa jilbab dan tenun, Jeara Sleep Wear dengan produk busana tidur, Polka Clothes dengan batik dan tenun bercorak polkadot, serta Bagora dengan produk bawang goreng.
BNI juga membawa sejumlah UMKM binaan lainnya seperti Rendang Asese dengan kuliner khas Nusantara, Artha Boutique dengan produk batik, Wong Perfume dengan parfum lokal, Lemari Lawas dengan koleksi vintage dan batik lawas, Rumah BUMN Bekasi dengan busana muslim, Abit Kain dengan produk baju, ulos, dan tas, serta FIEF dengan koleksi batik dan tenun.
Selain menghadirkan produk UMKM unggulan, BNI juga mendorong penggunaan transaksi non-tunai serta meningkatkan literasi keuangan bagi pelaku usaha. Upaya ini sejalan dengan komitmen BNI untuk mendukung transformasi digital di sektor UMKM sekaligus mendorong praktik bisnis yang lebih modern dan berkelanjutan.
BACA JUGA: BNI Bagikan Mercedes-Benz, Hadiah Undian Rejeki wondr Tahap II
Melalui partisipasi dalam Dhawafest Pesona 2026, BNI berharap UMKM binaan dapat memperoleh akses pasar yang lebih luas serta memperkuat jaringan bisnis dengan berbagai mitra. Sinergi antara perbankan, pemerintah, dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional menuju Indonesia Emas.