Jakarta, Radarseluma.Disway.id - Brand mobil Jepang Daihatsu Motor Co., Ltd. ikut juga di persaingan mobilo listrik. Daihatsu meluncurkan mobil listrik produksi massal pertamanya. Tak tanggung-tanggung, Daihatsu langsung merilis dua mobil listrik yaitu e-Hijet Cargo dan e-Atrai. Mobil listrik pertama Daihatsu itu berbasis pada model kendaraan komersial mini Hijet Cargo dan Atrai.
Daihatsu e-Hijet Cargo dan e-Atrai menampilkan sistem e-SMART ELECTRIC BEV yang baru dikembangkan dan dioptimalkan untuk kendaraan mini. Penempatan komponen telah direvisi, dan bodi serta suspensi didesain ulang, untuk mengakomodasi baterai berkapasitas besar tanpa mengorbankan ruang interior.
Mobil listrik ini diklaim mempertahankan daya tarik van komersial mini, sekaligus mencapai jarak tempuh per pengisian daya yang cukup jauh.
Daihatsu akan memulai produksi e-Hijet Cargo dan e-Atrai di pabrik Daihatsu Motor Kyushu Co., Ltd. di Oita (Nakatsu). Daihatsu memanfaatkan teknologi dan keahlian yang dikembangkan selama bertahun-tahun di pabrik tersebut dalam memproduksi kendaraan penumpang mini dan kendaraan komersial mini.
Daihatsu e-Hijet Cargo dan e-Atrai menggunakan sistem kendaraan listrik yang dikembangkan bersama Suzuki Motor Corporation dan Toyota Motor Corporation. Kerja sama itu menggabungkan keahlian dalam pembuatan kendaraan kecil yang dikembangkan oleh Daihatsu dan Suzuki dengan teknologi elektrifikasi Toyota.
Daihatsu e-Hijet Cargo dan e-Atrai Foto: Dok. Daihatsu
Sistem e-Axle, yang mengintegrasikan motor, inverter, dan gir reduksi, dipasang pada poros penggerak belakang. Sedangkan baterai lithium-ion berkapasitas 36,6 kWh ditempatkan di bawah lantai.