BACA JUGA:Wujudkan UMKM Naik kelas, BSI Gandeng Kadin Kerja Sama Strategis
Menurut Karina, penyesuaian ini diharapkan memberikan pilihan waktu perjalanan yang lebih fleksibel, khususnya bagi pengguna Commuter Line Bandung Raya pada malam hari. Ia mengimbau masyarakat untuk mencermati jadwal terbaru agar perjalanan tetap terencana dengan baik.
Pemesanan tiket Commuter Line Bandung Raya untuk perjalanan mulai 1 Februari 2026 telah dibuka sejak 26 Januari 2026 melalui aplikasi Access by KAI. Informasi jadwal terbaru juga dapat diakses melalui media sosial resmi @commuterline atau layanan kontak pelanggan KAI Commuter.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan, Arif Anwar, menegaskan bahwa perpanjangan relasi dan penyesuaian jadwal tersebut telah dinyatakan layak setelah melalui evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan operasi.
"Setiap penyesuaian layanan kereta api telah melalui pengkajian teknis secara komprehensif sehingga dapat dioperasikan secara aman dan andal serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," kata Arif.
Meski lintas layanan diperpanjang, tarif Commuter Line Bandung Raya tetap disubsidi pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO). Untuk lintas Padalarang–Kiaracondong sepanjang 20 kilometer dan Kiaracondong–Cicalengka sepanjang 22 kilometer, tarif tetap Rp4.000. Sementara lintas Padalarang–Cicalengka sejauh 42 kilometer dikenakan tarif Rp5.000.
BACA JUGA:IHSG Melemah Akibat Pembekuan Indeks Sementara oleh MSCI
BACA JUGA:Celebrate Chinese New Year in Hong Kong with Your Beloved Characters
Arif berharap perpanjangan layanan dan dukungan PSO ini dapat mendorong semakin banyak masyarakat beralih menggunakan moda transportasi kereta api. "Ke depan, kami akan terus mendorong agar manfaat PSO dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas," pungkasnya.