BACA JUGA:Baru Menjabat, Kajari Magetan Dicopot, Diperiksa Kejagung
"Karena dihirup, ia memicu iritasi hebat. Saluran napas bisa membengkak, memicu batuk kronis, hingga sesak napas akut. Bagi mereka yang punya riwayat asma, menghirup zat ini sama saja dengan mengundang maut lebih cepat," tegasnya.
Daya pikat Whip Pink terletak pada efek psikologis instan yang ditawarkannya. Remaja sering kali terjebak karena zat ini memberikan sensasi euforia, rasa nyaman, dan peningkatan rasa percaya diri (PD).
Remaja yang tadinya pemalu atau murung tiba-tiba bisa berubah menjadi sangat ceria dan banyak bicara.
Namun, kegembiraan ini adalah manipulasi kimiawi yang merusak saraf otak. Penggunaan jangka panjang tidak hanya menyebabkan ketergantungan fisik, tetapi juga gangguan cara berpikir yang permanen.
BACA JUGA:Bupati BS Ingin Pasar Ampera Jadi Percontohan Pasar Modern dan Nyaman
Mengingat sifatnya yang tanpa aroma, Prof. Erlina meminta para orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan perilaku anak.
"Kalau anak tiba-tiba menunjukkan kegembiraan yang tidak wajar, atau ada barang-barang berbentuk tabung warna pink yang tidak jelas kegunaannya di dalam kamar, orang tua harus segera bertindak," imbaunya.