Bagaimana Cara Kerjanya?
* Deteksi & pelacakan: Sensor dan radar canggih mendeteksi serta melacak target yang masuk.
* Laser diarahkan: Sistem mengarahkan energi laser ke titik target secara presisi tinggi.
* Netralisasi target: Energi laser yang intens memanaskan permukaan sasaran hingga rusak atau meledak.
* Kecepatan cahaya: Laser mengenai target hampir seketika setelah ditembakkan, berbeda dengan proyektil konvensional.
BACA JUGA:Tuntut Kenaikan Upah Panen, Ratusan Pemanen TBS Sawit PT SIL II di Seluma Gelar Aksi Mogok Kerja
???? Keunggulan Utama
✅Biaya per tembakan sangat rendah: Tembakan laser tidak membutuhkan amunisi fisik—yang diperlukan hanyalah energi listrik—menjadikannya lebih murah jauh dibandingkan sistem seperti Iron Dome yang mengeluarkan puluhan ribu dolar per interceptor.
✅ Amunisi “tak terbatas”: Selama ada pasokan energi, sistem dapat menembak terus tanpa perlu reload.
✅ Tidak menghasilkan serpihan: Target hancur tanpa fragmen interceptor yang bisa jatuh ke area sipil.