BACA JUGA:Ratusan CPNS Seluma Masih 'Membandel' Belum Pindah Domisili, Pemkab Tegaskan Wajib Ber-KTP Seluma
"Saya mendedikasikan hadiah ini untuk rakyat Venezuela yang menderita, dan kepada Presiden Trump atas dukungan tegasnya bagi perjuangan kita!" tulis Machado dalam pernyataan via media sosial X seperti dilansir.
"Kita berada di ambang kemenangan dan hari ini, lebih dari sebelumnya, kita mengandalkan Presiden Trump, rakyat Amerika Serikat, rakyat Amerika Latin, dan negara-negara demokrasi di dunia sebagai sekutu utama kita untuk mencapai kebebasan dan demokrasi," sebutnya.
Dedikasi untuk Trump itu disampaikan Machado sekitar sebulan setelah pengerahan militer besar-besaran AS ke dekat pantai Venezuela dan kampanye serangan mematikan Washington terhadap kapal-kapal yang diduga mengangkut narkoba.
Machado merupakan kandidat capres oposisi dalam pemilu Venezuela tahun 2024 lalu, namun pemerintah Maduro memblokir pencalonannya.
Komite Nobel memuji "kerja kerasnya yang tak kenal lelah dalam memperjuangkan hak-hak demokrasi bagi rakyat Venezuela dan atas perjuangannya untuk mencapai transisi yang adil dan damai dari kediktatoran menuju demokrasi".
pMachado akhirnya menyerahkan hadiah Nobel Perdamaian yang diraihnya kepada Presiden AS Donald Trump. Trump sebelumnya telah secara terbuka menyatakan menginginkan penghargaan tersebut, yang menurut komite Nobel tidak dapat dialihkan.
BACA JUGA:Mitsubishi Pajero Sport Mobil Desain Canggih dan Mewah Menjadi Mobil Pilihan Utama di Indonesia
"Saya menyerahkan medali Nobel Perdamaian kepada presiden Amerika Serikat," kata Machado kepada wartawan di luar Gedung Capitol AS setelah pertemuannya dengan Trump di Gedung Putih pada Kamis (15/1) waktu setempat, dilansir kantor berita AFP, Jumat (16/1/2026).