وَلَن يَجْعَلَ ٱللَّهُ لِلۡكَٰفِرِينَ عَلَى ٱلۡمُؤۡمِنِينَ سَبِيلٗا
Artinya: "Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang yang beriman." (QS. An-Nisa: 141)
Ayat ini menjadi pengingat bahwa kekuatan iman akan menjaga suatu bangsa dari kembali jatuh ke dalam penjajahan, baik secara fisik maupun ideologis. Mengisi kemerdekaan dengan nilai-nilai iman berarti membangun masyarakat yang berakhlak, jujur, adil, dan peduli terhadap sesama.
BACA JUGA:Merdeka Sejati: Ketaatan Kepada Allah sebagai Landasan Kemerdekaan Bangsa
17 Agustus sebagai Momentum Muhasabah
Peringatan Hari Kemerdekaan seharusnya menjadi waktu untuk muhasabah (introspeksi). Apakah selama ini kita benar-benar memanfaatkan kemerdekaan untuk kemaslahatan? Apakah kita sudah menjaga persatuan sebagaimana para pendiri bangsa menginginkannya? Ataukah kita justru membiarkan perpecahan, korupsi, dan kemalasan merusak cita-cita kemerdekaan?
Rasulullah SAW mengingatkan:
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ، يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
Artinya: "Seorang mukmin terhadap mukmin yang lain seperti sebuah bangunan, yang satu menguatkan yang lain." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini mengajarkan bahwa bangsa yang kuat adalah bangsa yang warganya saling menopang, bukan saling menjatuhkan.
Mengaitkan Semangat Kemerdekaan dengan Iman
Semangat kemerdekaan sejalan dengan semangat iman, karena keduanya sama-sama menghendaki kebebasan dari segala bentuk penindasan. Dalam Islam, kemerdekaan sejati adalah terbebasnya hati dari penghambaan kepada selain Allah.
Para pejuang kemerdekaan dahulu berjuang bukan hanya untuk kebebasan fisik, tetapi juga untuk menjaga harga diri, agama, dan budaya bangsa. Tugas generasi sekarang adalah melanjutkan perjuangan itu dengan cara yang relevan: memperkuat pendidikan, menjaga moralitas, dan berkontribusi positif bagi kemajuan negeri.
BACA JUGA:Kemerdekaan Negeri Ini Adalah Amanah Ilahi, Bukan Warisan untuk Disia-siakan
Implementasi Syukur Kemerdekaan
Syukur kemerdekaan bisa diwujudkan melalui beberapa langkah nyata: