BACA JUGA:Hijrah Menuju Hidup Sederhana yang Penuh Keberkahan: Jalan Menapaki Kehidupan Islami Sejati
Penjelasan Ulama tentang Pentingnya Doa
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:
"Doa adalah sebab terkuat dalam meraih segala kebaikan dan menolak segala keburukan."
Artinya, seseorang yang tidak membiasakan dirinya untuk berdoa akan mudah goyah dalam hijrahnya. Hanya dengan kekuatan ruhani yang terus terhubung kepada Allah, hijrah bisa bertahan dan berkembang.
Kiat Menjaga Hijrah dengan Doa
1. Rutin dalam doa harian, terutama di waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir, antara adzan dan iqamah, serta ketika sujud
2. Sertai doa dengan amal shalih: Doa tanpa usaha seperti menanam tanpa menyiram.
3. Berdoa dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan mengabulkan.
4. Jauhkan diri dari maksiat, karena maksiat menjadi penghalang terkabulnya doa.
Dari penjelasan diatas maka dapatlah kita simpulkan bahwa Hijrah bukanlah sebuah titik akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju ridha Allah. Dalam perjalanan ini, banyak tantangan dan godaan yang akan menguji keteguhan hati. Maka, doa adalah satu-satunya senjata yang paling kuat untuk menjaga agar hati tetap berada di jalan yang lurus. Rasulullah SAW pun senantiasa berdoa agar diteguhkan, padahal beliau adalah manusia terbaik. Apalagi kita, umatnya yang lemah dan penuh kekurangan.
Semoga setiap langkah hijrah yang kita ambil diberkahi dan dikuatkan oleh Allah. Mari jadikan doa sebagai sahabat setia dalam perjalanan ini. Jangan pernah meremehkan kekuatan doa, karena dengan doa, hati yang lemah bisa menjadi kuat, dan jalan yang gelap bisa menjadi terang. Mari kita jadikan doa sebagai ruh dalam setiap perjuangan hijrah kita.
اللهم اجعلنا من الذين إذا اهتدوا زادهم هدى وآتاهم تقواهم
Artinya: "Ya Allah, jadikan kami termasuk orang-orang yang ketika mendapat petunjuk, Engkau tambahkan petunjuk untuk mereka, dan Engkau anugerahkan ketakwaan kepada mereka." (Tafsir QS. Muhammad: 17) (djl)