Persatuan Umat: Pilar Utama Kekuatan Dakwah Islamiyah

Selasa 17-06-2025,15:30 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

Persatuan sebagai Syarat Keberhasilan Dakwah

Dakwah yang dilakukan secara berjamaah dengan semangat persatuan akan jauh lebih kuat dan efektif. Dalam sejarah Islam, Rasulullah SAW berhasil menegakkan Islam bukan hanya karena strategi pribadi, tetapi karena membentuk komunitas yang solid, bersatu dalam tujuan, dan saling menguatkan.

Kisah Sahabat:

Kaum Muhajirin dan Anshar menjadi contoh nyata bagaimana ukhuwah Islamiyah dibangun dalam solidaritas dan kasih sayang. Ketika mereka bersatu, kekuatan Islam di Madinah tumbuh luar biasa hingga mampu menaklukkan jazirah Arab.

إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌۭ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu itu.(QS. Al-Hujurat: 10)

Dakwah tidak akan berhasil jika diwarnai permusuhan antar sesama muslim. Umat Islam harus saling mendukung, bukan menjatuhkan. Dengan semangat persaudaraan, dakwah menjadi kuat dan penuh rahmat.

BACA JUGA:Bahaya Menunda Tobat: Jangan Tunggu Tua, Karena Ajal Tak Menunggu

Dari penjelasan diatas maka dapatlah kita simpulkan bahwa persatuan adalah kunci kekuatan dakwah Islam. Tanpa ukhuwah dan solidaritas, dakwah akan lemah dan mudah ditentang oleh berbagai tantangan zaman. Al-Qur’an dan hadits secara jelas menyeru umat Islam untuk bersatu dalam akidah, visi, dan perjuangan menegakkan Islam. Umat Islam harus menjauhi perpecahan, memupuk kasih sayang, dan menguatkan barisan dakwah demi mencapai masyarakat yang adil, damai, dan penuh keberkahan.

Mari kita perkuat ukhuwah Islamiyah di antara kita. Jangan biarkan perbedaan pandangan dan mazhab memecah belah kita. Kita punya satu Tuhan, satu Rasul, satu kitab suci, dan satu kiblat. Ini sudah cukup menjadi alasan kuat bahwa kita adalah satu umat. Jika umat bersatu, dakwah akan berjalan dengan teguh dan memberikan pengaruh luas bagi kemaslahatan umat Manusia. (djl)

Kategori :