Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
Artinya: "Barang siapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengerjakannya." (HR. Muslim)
Dengan menyebarkan konten dakwah yang bermanfaat melalui media sosial atau grup WhatsApp, kita dapat turut serta dalam amal jariyah dan mendapat pahala dari setiap orang yang mengambil manfaat darinya.
3. Pengingat Ibadah dan Aplikasi Dzikir
Terdapat banyak aplikasi yang memberikan pengingat waktu shalat, dzikir pagi-sore, bahkan bacaan doa-doa harian. Ini sangat membantu di tengah kesibukan agar kita tidak lupa dengan kewajiban sebagai hamba Allah.
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ
Artinya: "Ingatlah kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku." (QS. Al-Baqarah: 152)
Teknologi yang digunakan untuk mengingat Allah SWT seperti aplikasi dzikir dan pengingat shalat adalah bentuk nyata implementasi ayat ini dalam kehidupan modern.
4. Sedekah dan Donasi Digital
Kini, bersedekah semakin mudah dilakukan melalui platform online. Kita bisa memberikan donasi kepada lembaga zakat, panti asuhan, atau korban bencana dengan hanya beberapa klik.
مَثَلُ الَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ...
Artinya: "Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah...".(QS. Al-Baqarah: 261)
Dengan teknologi, tidak ada alasan lagi untuk menunda atau melupakan sedekah. Bahkan kita bisa menjadwalkan sedekah otomatis setiap bulan.
BACA JUGA:Mengelola Stres dengan Dzikir dan Doa
Etika Digital dalam Islam
Meski teknologi memiliki banyak manfaat, kita juga harus berhati-hati dengan sisi gelapnya. Media sosial bisa menjadi ladang dosa bila digunakan untuk ghibah, menyebar hoaks, atau konten yang tidak bermoral.
Rasulullah SAW bersabda:
مَن كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ، فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ