“Pabrik seperti ini bisa menimbulkan pencemaran udara dan air. Jika Amdal tidak dilakukan dengan benar, dampaknya bisa membahayakan manusia dan lingkungan sekitar. Seharusnya perusahaan melakukan sosialisasi terlebih dahulu, jangan hanya membangun tanpa pemberitahuan,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan dan memfasilitasi dialog antara warga dan pihak perusahaan demi menghindari konflik yang lebih besar. (ndo)