Berusaha Menjaga Keharmonisan dalam Rumah Tangga

Senin 26-05-2025,14:30 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَا أَنفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ

Artinya: "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka telah menafkahkan sebagian dari harta mereka." (QS. An-Nisa’: 34)

5. Bersabar dalam Menghadapi Ujian Rumah Tangga

Tidak ada rumah tangga yang selalu mulus. Perselisihan adalah hal wajar, bahkan terjadi pada pasangan terbaik seperti Nabi Muhammad SAW dan istrinya. Kuncinya adalah bersabar dan tidak membiarkan emosi merusak hubungan.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Az-zumar ayat 10 yang berbunyi: 

إِنَّمَا يُوَفَّى ٱلصَّـٰبِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya: "Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (QS. Az-Zumar: 10)

BACA JUGA:Dzulqa’dah: Bulan untuk Berbuat Baik dan Memperbaiki Diri

Dari penjelasan di atas maka dapatlah kita simpulkan bahwa Menjaga keharmonisan rumah tangga adalah tugas mulia dan bentuk ibadah kepada Allah SWT. Rumah tangga yang harmonis tidak hanya menenangkan jiwa, tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif untuk mendidik anak-anak menjadi generasi yang shaleh. Setiap pasangan perlu menanamkan niat ikhlas, memupuk cinta, saling menghargai, bersabar, serta memperbaiki diri terus-menerus.

Kehidupan rumah tangga bagaikan kapal yang berlayar di lautan kehidupan. Ada saatnya tenang, ada pula saat gelombang menerpa. Namun jika nakhoda dan awak kapal saling bersatu dan bekerja sama, maka kapal itu akan selamat sampai tujuan. Demikian pula rumah tangga: bila suami dan istri memegang erat petunjuk Allah dan Rasul-Nya, serta saling menyayangi dengan tulus, maka insya Allah keharmonisan akan terus terjaga hingga ke surga-Nya. (djl)

 

Kategori :