Menghindari Perbuatan Riya’ dalam Beramal di Bulan Dzulqa’dah

Rabu 21-05-2025,15:00 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

Mengapa Riya’ Mudah Menyerang di Bulan Dzulqa’dah?

Bulan Dzulqa’dah adalah bulan yang agung, dan banyak orang bersemangat memperbaiki diri dan meningkatkan amal. Sayangnya, di tengah semangat itu, syaitan membisikkan niat-niat buruk agar amal tidak murni karena Allah. Orang yang membaca Al-Qur’an ingin dipuji suaranya, yang bersedekah ingin dipuji dermawannya, yang shalat malam ingin dianggap ahli ibadah.

Ibnu Rajab Al-Hanbali rahimahullah berkata:

“Asal semua amal tergantung pada niat. Maka siapa yang memperbaiki niatnya, maka amalnya akan menjadi baik. Dan siapa yang rusak niatnya, maka amalnya akan rusak pula, walaupun secara lahir terlihat baik.”

Maka, menjaga niat sangat penting, agar amal yang banyak tidak menjadi sia-sia.

BACA JUGA:Berbagi Kebahagiaan dengan Sesama: Sedekah dan Zakat di Bulan Dzulqa’dah

Tanda-Tanda Riya’ dalam Beramal

1. Merasa senang ketika dipuji atas amalnya

2. Kecewa jika amal tidak diketahui orang lain

3. Meninggalkan amal karena takut tidak dipuji

4. Menambah amal ketika ada orang yang melihat

5. Menjadikan amal sebagai pencitraan diri di media sosial

Jika seseorang mengalami salah satu dari tanda ini, maka hendaknya segera introspeksi dan memperbaiki niat.

Cara Menghindari Riya’

1. Meluruskan niat dari awal

Sebelum melakukan amal, niatkan semata-mata karena Allah. Rasulullah bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Bukhari dan Muslim yang mana berbunyi: 

Kategori :