Artinya: “Sesungguhnya aku beristighfar dan bertaubat kepada Allah lebih dari 70 kali dalam sehari.” (HR. Al-Bukhari, no. 6307)
Manfaat Taubat dalam Kehidupan
Taubat membawa banyak kebaikan, di antaranya:
Mendatangkan ampunan Allah.
Mendatangkan ketenangan hati.
Membuka pintu rezeki dan keberkahan.
Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an Surat Nuh ayat 10–12 yang mana berbunyi:
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا - يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا - وَيُمْدِدْكُم بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَل لَّكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَل لَّكُمْ أَنْهَارًا
Artinya: “Maka aku berkata (kepada mereka), ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan pula di dalamnya sungai-sungai.”
Taubat tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga memperbaiki kualitas hidup secara menyeluruh: ruhani, mental, bahkan ekonomi dan sosial.
BACA JUGA:Menjadi Sumber Kebaikan di Lingkungan Sekitar di Bulan Suci
Dari penjelasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa Bulan Dzulqa’dah bukan sekadar masa tenang menjelang musim haji, tetapi merupakan momen mulia untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Saatnya kita bersihkan hati dan jiwa dari debu dosa dengan taubat yang tulus. Mari jadikan bulan ini sebagai awal baru menuju kehidupan yang lebih dekat dengan Allah, lebih bersih secara spiritual, dan lebih tenang dalam jiwa.
Allah SWT selalu membuka pintu taubat bagi siapa saja yang ingin kembali:
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا
Artinya: “Katakanlah: ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.’” (QS. Az-Zumar: 53)
Maka, jangan tunda taubat. Bersihkan hati dan jiwa mulai sekarang. Bulan Dzulqa’dah adalah saat yang tepat untuk memulai langkah suci kembali kepada Allah. (djl)