BENGKULU SELATAN - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Bengkulu Selatan (BS) terus melakukan pendataan warga. Hal itu bertujuan untuk memastikan kondisi warga BS agar tidak stunting. "Petugas pembina keluarga berencana (PKB) terus mendata warga, agar terpantau tidak stunting, ini salah satu upaya pencegahan," ungkap Kepala DPPKBP3A BS, Ferri Kusnadi SE melalui Kabid Pengendalian Penduduk, Dusiriah SKM.MSi. Dikatakan Dusi, saat ini para kader sedang turun ke lapangan. Mereka mendata warga di 8 Kecamatan yakni, Pino Raya, Pasar Manna, Kota Manna, Ulu Manna, Seginim, Air Nipis, Kedurang dan Kedurang Ilir. Sehingga nanti diketahui bagaimana kondisi warga mulai dari jumlah warga berdasarkan tingkat pendidikan, wanita usia subur, kesehatan warga dan anak bawah lima tahun (balita). "Ya, pendataan ini untuk mengetahui tiga indikator yang ditetapkan,"ucap Dusi. Sambung Dusi, ke-3 indikator yang dimaksud yakni indikator kependudukan, indikator keluarga berencana dan indikator pembangunan keluarga. Pada indikator kependudukan, hal yang ingin diketahui diantaranya jumlah kepala keluarga (KK) laki-laki menurut kelompok umur, jumlah KK perempuan menurut kelompok umur, jumlah individu dalam keluarga menurut kelompok umur, jumlah wanita usia subur dan sebagainya. Kemudian pada indikator keluarga berencana hal yang ingin didata diantaranya jumlah wanita kawin menurut kelompok umur, jumlah perempuan usia subur menurut kelompok umur, jumlah wanita usia subur tidak hamil menurut kelompok umur, jumlah perempuan usia subur yang belum berKB dan sebagainya. ''Serta pada indikator pembangunan keluarga yang perlu didata diantaranya jumlah keluarga menurut dimensi ketentraman, jumlah keluarga menurut dimensi kemandirian, jumlah keluarga menurut dimensi kebahagiaan, jumlah keluarga menurut variabel rumah layak huni dan sebagainya. "Sudah dimulai pendataan awal September lalu dan berakhir Oktober ini,"beber Dusi. Dusi mengaku pendataan yang dilakukan di lapangan tidak berjalan mulus. Hal itu disebabkan lantaran warga ada yang enggan didata dengan enggan memberikan keterangan. Mereka khawatir data tersebut disalahgunakan untuk kepentingan lain. Padahal, lanjut Dusi pendataan oleh petugas tersebut murni untuk mendata keluarga. Sehingga diketahui bagaimana kondisi mereka yang sebenarnya. Apakah mereka mengalami stunting atau tidak. Dengan adanya pendataan tersebut, maka informasi kependudukan atau keluarga di BS akan lebih akurat. "Setelah pendataan, nanti diketahui kondisi sebenarnya, jika ada stunting bisa segera diatasi,"papar Dusi.(yes)
Penanganan Stunting Terkendala, Warga BS Enggan Didata
Jumat 28-10-2022,17:02 WIB
Reporter : admin5131radarseluma1
Editor : admin5131radarseluma1
Kategori :
Terkait
Rabu 22-04-2026,09:00 WIB
Halal Bihalal Masyarakat Provinsi Bengkulu, Bupati Bengkulu Selatan Ikut Perkuat Silaturahmi
Selasa 21-04-2026,12:35 WIB
DPRD Seluma Tekankan Percepatan Program Makan Bergizi Gratis di Daerah Pelosok, di Seluma Satupun Belum Jalan
Rabu 15-04-2026,13:36 WIB
PKK Kecamatan Diminta Berperan Aktif Gerakkan PKK Desa
Senin 13-04-2026,15:04 WIB
Program Peningkatan Sanitasi di Pemukiman Warga, Tingkatkan Kualitas Hidup di BS
Kamis 09-04-2026,21:10 WIB
Semua OPD di BS Diminta Dukung Proses Evaluasi Kabupaten Layak Anak
Terpopuler
Rabu 20-05-2026,09:00 WIB
Pemkab Seluma Rancang Pasar Sembayat Menjadi Pasar Tradisional Modern
Rabu 20-05-2026,07:34 WIB
Pekerja Harus Perkuat Inovasi di Tengah Perubahan Global
Rabu 20-05-2026,08:06 WIB
Selesai Dibangun, Baznas bersama Bupati Seluma Serahkan Rumah Bantuan ke Warga Penago Baru
Rabu 20-05-2026,10:00 WIB
Kembangkan Kasus Gangster, 17 Remaja Dibina, Celurit dan Gir Disita
Terkini
Rabu 20-05-2026,10:00 WIB
Kembangkan Kasus Gangster, 17 Remaja Dibina, Celurit dan Gir Disita
Rabu 20-05-2026,09:00 WIB
Pemkab Seluma Rancang Pasar Sembayat Menjadi Pasar Tradisional Modern
Rabu 20-05-2026,08:06 WIB
Selesai Dibangun, Baznas bersama Bupati Seluma Serahkan Rumah Bantuan ke Warga Penago Baru
Rabu 20-05-2026,07:34 WIB
Pekerja Harus Perkuat Inovasi di Tengah Perubahan Global
Selasa 19-05-2026,13:54 WIB