TUMBUAN - Ribuan petani karet di Kabupaten Seluma syok setelah harga getah karet terus turun. Jika sebelumnya harga sempat di Rp 7000 sampai Rp 8500 per kilogram, kini anjlok menjadi Rp 5 ribu per kilogram. Hal tersebut dikeluhkan petani Desa Tumbuan Kecamatan Lubuk Sandi, Zainal. Dia menuturkan kini harga karet tinggal Rp 5 ribu, sedangkan kebutuhan pokok serta BBM semuanya sudah naik, menurutnya tidak seimbang lagi dengan harga kebutuhan dengan turunnya harga getah karet. " Tidak disadap tambah tidak dapat uang, disadap juga harga tinggal Rp 5000 jadi kalau mau dihitung dengan hasil getah karet dengan kebutuhan sehari - hari jadi minus" kata Zainal. Dilanjutkannya hal ini dirasakan seluruh petani karet, harga murah saat ini tidak sedikit petani yang enggan menyadap getah karet karena getah karet disadap setiap hari. " Pasti semuanya merasakan hal yang sama,akan tetapi kita harus juga bersyukur masih ada harganya. Kalau bisa dinaikkan lah lagi agar beban masyarakat dan petani berkurang. Untuk maksimalnya harusnya semua tanaman pertanian seperti karet dan sawit dipupuk. Kini harga pupuk juga melonjak naik" jelas Zainal. Lanjutnya kejadian tidak naiknya harga getah karet ini sudah berlangsung bertahun- tahun, walaupun naik tidak seberapa kalau turun juga tidak tanggung.(ndo)
Harga Karet Turun Lagi, Petani Nelangsa
Senin 17-10-2022,12:20 WIB
Reporter : admin5131radarseluma1
Editor : admin5131radarseluma1
Kategori :
Terkait
Sabtu 18-07-2026,08:37 WIB
Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
Minggu 01-03-2026,21:00 WIB
Pemkab Seluma Terima 12,9 Ton Herbisida dari Kementerian Pertanian, Dukung Produktivitas Petani
Rabu 25-02-2026,10:00 WIB
Siltap Kades dan Perangkat Desa Terancam Turun Drastis Imbas Skema 30:70
Selasa 17-02-2026,18:47 WIB
Jelang Ramadan 1447 H, Harga Sawit di Seluma Turun, Karet Masih Stagnan
Rabu 11-02-2026,07:00 WIB
Dana Desa 2026 di Seluma Turun Drastis, Mayoritas Desa Terima di Bawah Rp 500 Juta
Terpopuler
Sabtu 18-07-2026,08:45 WIB
Kejagung Hentikan Pengumpulan Data Program MBG di Kejati, Penyidikan Tetap Berlanjut
Sabtu 18-07-2026,08:37 WIB
Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
Sabtu 18-07-2026,08:40 WIB
Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan. Simak Selengkapnya
Sabtu 18-07-2026,08:49 WIB
Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik, Bentuk Tim Khusus 9 Penyidik Tangani Perkara FA
Sabtu 18-07-2026,08:34 WIB
Kementerian ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat Bukan untuk Jadikan Tanah Adat sebagai Tanah Negara
Terkini
Sabtu 18-07-2026,08:49 WIB
Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik, Bentuk Tim Khusus 9 Penyidik Tangani Perkara FA
Sabtu 18-07-2026,08:45 WIB
Kejagung Hentikan Pengumpulan Data Program MBG di Kejati, Penyidikan Tetap Berlanjut
Sabtu 18-07-2026,08:40 WIB
Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan. Simak Selengkapnya
Sabtu 18-07-2026,08:37 WIB
Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
Sabtu 18-07-2026,08:34 WIB