Serikat Pekerja Minta Perusahaan rekrut Tenaga Lokal

Kamis 13-10-2022,09:43 WIB
Reporter : admin5131radarseluma1
Editor : admin5131radarseluma1

BENGKULU - Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Bengkulu meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu bisa memastikan agar perusahaan-perusahaan yang ada di Provinsi dapat merekrut pegawainya dari masyarakat Bengkulu.

 

Meskipun secara regulasi sepertu Undang-Undang nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja tidak spesifik mengatur terkait dengan kewajiban bagi Perusahaan untuk merekrut tenaga kerja lokal disuatu daerah.

 

"Kalau lokal kita, supaya perusahaan-perusahaan yang ada di Bengkulu bisa menggunakan serikat pekerja yang ada di Bengkulu, tidak seluruhnya mungkin bisa 50 persen atau 20 persen. Jangan sampai masyarakat Bengkulu hanya menerima bekasnya saja," terang kordinator aksi, Mustapa.

 

Salah satunya yang disampaikan FSPMI adalah keberadaan Indomaret di Provinsi Bengkulu yang menjamur. Akan tetapi tidak ada produk Bengkulu yang dipasarkan disana.

 

Kemudian, terkait dengan perputaran ekonomi dari penghasilan Indomaret tidak berputar di Bengkulu. Tapi penghasilannya dibawa ke perusahaan Induk Indomaret yang ada di Jakarta.

 

"Coba kita lihat lagi, setiap bulannya 2 atau 3 Milyar penghasilan Indomaret setiap bulannya. Itu uang Bengkulu yang dibawa ke Pusat, Provinsi Bengkulu dapat apa, Kopi dan Sayur Bengkulu coba lihat mana ada," sambung Mustapa.

 

Mustapa bersama rekan-rekan serikat pekerja menyayangkan hal tersebut. Apalagi masyarakat Bengkulu tidak menyadari hal tersebut.

 

"Kita, masyarakat Provinsi Bengkulu tidak menyadari, kalau uang dari Indomaret tidak berputar di Bengkulu. Kalau mereka belanja di Indomaret itu uangnya ke Pusat," tambah Mustapa.

 

Ia memberikan contoh, bagaimana Provinsi Sumatera Barat tidwk memberikan izin operasi kepada perusahaan serupa Indomaret. Lantaran tidak memberikan banyak kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

 

"Coba kita lihat di Padang, disana mereka sangat anti Indomaret. Sehingga uang mereka berputar dan masyarakatnya bisa sejahtera," tutup Mustapa.(Ken)

Kategori :