Hari Batik, Tukang Jahit Sepi Orderan

Senin 03-10-2022,10:45 WIB
Reporter : admin5131radarseluma
Editor : admin5131radarseluma

 

PEMATANG AUR - Radian salah penjahit di Kelurahan Pasar Tais, Kecamatan Selumamasih sepi order dari warga khususnya yang ingin berpakaian baju batik. "Pesanan jahitan baju masih normal seperti hari biasa belum ada kenaikan. Khusus untuk batik baru ada pesanan dari organisasi PKK. Tidak ada pesananan khusus untuk hari batik. Biasanya banyak yang pesan saat hendak pesta pernikahan," kata Radian, kemarin.

Dikatakannya salah satu penyebab minimnya masyarakat yang membuat baju batik saat ini banyak yang lebih memilih untuk membeli pakaian jadi baik toko online maupun toko yang ada di Kota Bengkulu. "Harga bervariasi mulai dari Rp150 sampai dengan yang kualitas bahannya bagus dengan Rp350 ribu. Harga tergantung dengan bahannya. Ada juga orderan untuk batik umrah," sambungnya.

Untuk lama waktu pengerjaan batik ini mulai dari tiga hari hingga sampai dengan satu minggu tergantung dengan  desain baju, dan juga tergantung dengan banyaknya orderan. "Sepi kalau batik yang dari desa juga saat ini sepi. Kalau tahun lalu masih ada yang order dari desa maupun BPD. Juga dari dinas-dinas juga minim," jelasnya.

Sementara itu, kemarin (2/10) merupakan hari batik Nasional yang ditetapkan oleh pemerintah. Batik nasional juga sudah masuk ke dalam daftar Perwakilan Warisan Budaya Tak Benda United Nations of Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) tahun 2009. Sejarah hari batik nasional diputuskan ketika Batik diakui dalam sidang ke-4 komite antar-pemerintah tentang Warisan Budaya Tak-Benda yang diselenggarakan UNESCO di Abu Dhabi.(adt)

 

Kategori :